BI: Uang Beredar Desember 2020 Tembus Rp6.900 T

CNN Indonesia | Jumat, 22/01/2021 10:52 WIB
BI mencatat uang beredar Rp6.900 triliun pada Desember 2020. Uang beredar dalam arti luas (M2) meningkat 12,4 persen dibandingkan Desember 2019. BI mencatat uang beredar Rp6.900 triliun pada Desember 2020. Uang beredar dalam arti luas (M2) meningkat 12,4 persen dibandingkan Desember 2019. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas nasional atau uang beredar dalam arti luas (M2) sebesar Rp6.900 triliun pada Desember 2020. Angka tersebut meningkat 12,4 persen dibandingkan dengan Desember 2019.

Direktur Eksekutif sekaligus Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menyatakan peningkatan jumlah uang beredar (M2) didukung jumlah uang beredar dalam arti sempit (M1) yang tumbuh 18,5 persen. Pertumbuhannya lebih tinggi dari November 2020 yang hanya 15,8 persen.

"Hal tersebut sejalan dengan peningkatan peredaran uang kartal di masyarakat dan giro rupiah," kata Erwin dalam keterangan resmi, Jumat (22/1).


Sementara, faktor lain yang mempengaruhi peningkatan M2 pada Desember 2020 adalah aktiva luar negeri bersih dan kenaikan ekspansi keuangan pemerintah.

Hal itu terlihat dari pertumbuhan aktiva luar negeri bersih Desember 2020 yang mencapai 13,6 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan November 2020 yang sebesar 10,3 persen.

"Tagihan bersih kepada pemerintah pusat juga meningkat dari 66,5 persen menjadi 66,9 persen," ucap Erwin.

Namun, pertumbuhan kredit terkontraksi pada Desember 2020. Tercatat, penyaluran kredit minus 2,7 persen atau lebih dalam dari sebelumnya yang minus 1,7 persen.

Sementara, pertumbuhan uang kuasi melambat dari 11 persen menjadi 10,5 persen pada Desember 2020.

Pertumbuhan surat berharga selain saham juga terkontraksi lebih dalam, yakni minus 5,8 persen pada November 2020 dan menjadi minus 10,6 persen pada Desember 2020.

[Gambas:Video CNN]



(aud/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK