Fintech Besutan Jack Ma Diklaim Turuti Pemerintah China

CNN Indonesia | Kamis, 04/02/2021 08:12 WIB
Perusahaan besutan Jack Ma, Ant Group, dikabarkan telah menuruti perintah pemerintah China untuk melakukan restrukturisasi usaha. Ant Group dikabarkan telah menuruti perintah dari pemerintah China untuk melakukan restrukturisasi. Ilustrasi. (AFP/STR).
Jakarta, CNN Indonesia --

Ant Group Co dikabarkan telah menyetujui rencana restrukturisasi yang diperintahkan regulator China. Dengan itu, raksasa fintech besutan Jack Ma akan berubah menjadi perusahaan induk keuangan.

Dilansir Reuters, Rabu (3/2) pihak yang mengetahui informasi tersebut mengatakan pengumuman resmi terkait restrukturisasi Ant Grup akan diumumkan sebelum dimulainya liburan Tahun Baru Imlek China 11 Februari mendatang.

Restrukturisasi tersebut akan membuat Ant Group menempatkan semua bisnisnya ke dalam perusahaan induk baru, termasuk penawaran teknologinya di berbagai bidang seperti blockchain dan pengiriman makanan.


Seperti diketahui, sebelumnya perusahaan yang berafiliasi dengan raksasa e-commerce Alibaba Group itu berencana melakukan debut pasarnya pada November 2020.

Namun pada Oktober lalu, pidato pendiri Ant Group Jack Ma yang mengecam sistem regulasi China, menggagalkan rencana tersebut. Pidato itu juga menyebabkan penangguhan IPO Ant senilai US$37 miliar.

Sejak saat itu, regulator China melakukan penyelidikan antimonopoli dan menyatakan bakal memberlakukan peraturan yang lebih ketat terhadap perusahaan tersebut.

[Gambas:Video CNN]

Ant Group diminta melakukan perombakan bisnis dan lebih fokus pada bisnis awalnya sebagai penyedia layanan pembayaran.

Hal ini memberikan pukulan berat bagi Jack Ma lantaran dapat menghambat pertumbuhan bisnis kredit konsumer dan manajemen kekayaan (wealth management) yang paling menguntungkan bagi Ant Grup.

(hrf/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK