Kereta Prameks Resmi Setop Operasi, Diganti KRL Solo-Jogja

CNN Indonesia | Rabu, 10/02/2021 15:55 WIB
Kereta api Prameks rute Solo-Jogja berhenti beroperasi mulai hari ini, Rabu (10/2), dan digantikan dengan KRL Solo-Jogja demi peningkatan layanan. Kereta api Prameks rute Solo-Jogja berhenti beroperasi mulai hari ini, Rabu (10/2), dan digantikan dengan KRL Solo-Jogja demi peningkatan layanan. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kereta Api Prambanan Ekspres (Prameks) yang melayani rute perjalanan Solo-Yogyakarta berhenti beroperasi mulai hari ini, Rabu (10/2). Perjalanan kereta antar kedua kota itu kini digantikan dengan Kereta Rel Listrik (KRL) Solo-Yogyakarta.

Pada operasional terakhir kemarin, sejumlah kalangan, mulai dari petugas teknisi stasiun, petugas keamanan, hingga penumpang memberi penghormatan terakhir kepada KA Prameks terakhir yang melayani rute Solo-Yogyakarta.

Penghormatan terakhir itu dibagi oleh akun Tiktok @airas13. Ia mengaku sedih karena tidak bisa lagi berpergian dengan KA Prameks.


"Sedih ya setelah 27 tahun beroperasi mengantar perjalanan kita dari Solo-Jogja dan akan diganti dengan KRL Solo-Jogja. Banyak kenangan yang diberikan KA PRAMEKS," ungkap akun tersebut seperti dikutip CNNIndonesia.com, Rabu (10/2).

Rute perjalanan kereta Solo-Jogja diganti dari KA Prameks menjadi KRL Solo-Jogja. Pergantian ini merupakan bentuk peningkatan layanan kepada masyarakat.

Sebab, tingkat keterisian alias okupansi KA Prameks terus meningkat dari waktu ke waktu.

Bahkan, hasil studi Kementerian Perhubungan memprediksi jumlah penumpang rute Solo-Jogja akan melonjak dari 5,92 juta pada 2021 menjadi 29,32 juta pada 2035.

Tingginya kebutuhan masyarakat akan rute perjalanan ini bahkan sempat membuat rute KA Prameks diperpanjang hingga Statiun Kutoarjo.

Namun akhirnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan mengambil kebijakan untuk mengganti KA Prameks dengan KRL Solo-Jogja.

"Kenaikan ini membuat Ditjen Perkeretaapian bersama PT KAI perlu melakukan inovasi untuk memenuhi kebutuhan transportasi massal yang memadai di jalur Yogya-Solo," kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri.

Sejak 1 Februari lalu, regulator sudah melakukan uji coba KRL Solo-Jogja dengan tarif Rp1 untuk masyarakat umum. Uji coba berakhir pada 7 Februari 2021.

[Gambas:Video CNN]

Setelah uji coba, KRL Solo-Jogja bisa digunakan masyarakat dengan tarif Rp8.000 per penumpang. Tarif ini sama dengan yang sebelumnya dikenakan bagi perjalanan dengan KA Prameks.

"Tarif untuk tahun pertama disamakan dengan tarif KA Prameks dan ini sudah mendapatkan subsidi PSO dari pemerintah," jelasnya.

KRL Solo-Jogja melayani perjalanan bagi kedua kota dengan pemberhentian di 11 stasiun, yaitu Stasiun Tugu, Lempuyangan, Maguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, dan Solo Balapan.

Rata-rata waktu tempuhnya 68 menit atau lebih cepat dari KA Prameks 75 menit yang berhenti di tujuh stasiun.

Kereta yang disiapkan ada empat rangkaian dengan kapasitas maksimal mencapai 1.600 penumpang sekali perjalanan.

Namun, jumlah penumpang dibatasi hanya 74 orang pada masa pandemi. Jadwal operasional berlangsung dari pukul 05.15 sampai 21.45 WIB.

(uli/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK