Supermarket Giant Tutup Dua Gerai di Depok dan Tasikmalaya

CNN Indonesia | Jumat, 19/02/2021 17:59 WIB
Supermarket Giant menutup dua gerainya di Depok dan Tasikmalaya, Jawa Barat. Manajemen menyatakan penutupan dilakukan sebagai bagian trasformasi. Supermarket Giant menutup dua gerainya di Depok dan Tasikmalaya, Jawa Barat. Manajemen menyatakan penutupan dilakukan sebagai bagian trasformasi. ilustrasi. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia --

Supermarket Giant memutuskan menutup permanen dua gerainya di tengah pandemi covid-19. Setelah beberapa waktu lalu mengumumkan penutupan GIant Ekstra di Margo City Depok, manajemen memutuskan untuk melakukan langkah serupa untuk Giant Mayasari Plaza, Tasikmalaya, per 4 April 2021.

"Ini bukanlah langkah yang mudah untuk dilakukan tetapi penataan kembali ini untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang berubah dengan cepat dan untuk membangun bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan di masa mendatang," ujar Head of Corporate & Consumer Affairs PT Hero Supermarket Tbk Diky Risbianto melalui pesan elektronik kepada CNNIndonesia.com, Jumat (19/2).

Diky mengungkapkan persaingan ritel makanan di Indonesia semakin ketat dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, kinerja bisnis secara keseluruhan juga sangat terpengaruh oleh pandemi yang sedang berlangsung.


"Beragam pembatasan telah mempengaruhi operasional toko kami serta adanya perubahan perilaku belanja dan pola permintaan produk pelanggan. Meskipun kami berharap situasi yang menantang ini akan segera teratasi, agar tetap kompetitif kami telah mengembangkan strategi transformasi bisnis jangka panjang," ujarnya.

Perusahaan, sambung Diky, telah berkomunikasi secara jelas terkait perubahan pendekatan bisnis dengan semua karyawan dan bekerja keras untuk memuluskan masa transisi sebaik mungkin dengan memperlakukan semua dengan adil dan hormat.

"Kami harus membentuk kembali dan memperkuat kembali penawaran pelanggan kami untuk memastikan kualitas, nilai, serta meningkatkan produktivitas toko kami untuk kepentingan pelanggan dan keamanan karyawan kami," terangnya.

[Gambas:Video CNN]

Menurut Diky, perusahaan bertindak sesuai dengan hukum dan memastikan bahwa karyawan yang terkena dampak di kedua gerai menerima hak-hak mereka sesuai dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

"Karyawan terdampak juga dapat melamar posisi di bisnis kami yang lain dan kami akan memberikan peluang di masa depan jika memungkinkan," ujarnya.

(aud/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK