Wapres Ingin BSI Jadi Lembaga Penerima Wakaf Uang

CNN Indonesia | Kamis, 25/02/2021 12:58 WIB
Wapres Ma'ruf mengungkapkan perluasan kanal penerima wakaf uang diperlukan untuk memobilisasi kegiatan wakaf seluruh lapisan masyarakat. Wapres Ma'ruf mengungkapkan perluasan kanal penerima wakaf uang diperlukan untuk memobilisasi kegiatan wakaf seluruh lapisan masyarakat. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra).
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menginginkan PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI menjadi lembaga keuangan penerima wakaf dalam Gerakan Wakaf Uang Nasional (GWUN).

"BSI saya minta menindaklanjuti Gerakan Wakaf (Uang) Nasional, GWUN yang belum lama diluncurkan pak presiden (Presiden Joko Widodo), dengan menjadikan salah satu lembaga keuangan penerima wakaf," kata dia dalam acara Rapat Koordinasi BSI, dikutip dari rekaman suara yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (25/2).

Menurutnya, langkah ini akan memperluas kanal penerima wakaf uang sebagai upaya memobilisasi kegiatan wakaf seluruh lapisan masyarakat.


Ma'ruf juga meminta BSI berperan dalam pengembangan dana sosial syariah. Langkah-langkah ini, kata dia, diharapkan dapat membawa BSI berperan besar dalam pengembangan dan perluasan bisnis syariah.

"Secara khusus saya juga berpesan, agar BSI dapat menjadi bagian penting dari pengembangan dana sosial syariah, seperti zakat, infaq dan wakaf," tuturnya.

Sebagai salah satu negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia, Ma'ruf mengatakan Indonesia memiliki banyak pasar potensial yang menyediakan peluang besar bagi BSI.

Dia meminta BSI memanfaatkan peluang industri halal. Seiring tumbuhnya kesadaran masyarakat muslim terhadap keuangan syariah, Ma'ruf ingin BSI menangkap peluang ini dengan cermat.

[Gambas:Video CNN]

"Meningkatnya halal awareness belakangan ini juga menumbuhkan industri halal lainnya. Diantaranya halal food, halal fashion, halal healthcare, halal travel dan lain-lain. Ini semua merupakan peluang yang harus ditangkap oleh BSI," pungkasnya.

"Oleh karena itu BSI sebagai salah satu piranti ekonomi dan keuangan syariah harus menjadi sebuah pilihan yang rasional bagi masyarakat, sehingga tidak menjadi eksklusif. Tapi menjadi universitas sesuai dengan prinsip ajaran Islam," tambah Ma'ruf.

Untuk diketahui, BSI merupakan gabungan dari tiga bank syariah negara, yakni Mandiri Syariah, BRI Syariah dan BNI Syariah. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan merger dilakukan dengan tujuan menciptakan bank syariah yang kuat demi dapat bersaing sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah di dunia.

(fey/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK