Sandiaga Targetkan Pembiayaan Parekraf Tahun Ini Rp100 M

Antara | CNN Indonesia
Selasa, 09 Mar 2021 23:30 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno menargetkan penyaluran pembiayaan untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk tahun 2021 sebesar Rp100 miliar. Menparekraf Sandiaga Uno menargetkan penyaluran pembiayaan untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk tahun 2021 sebesar Rp100 miliar. (Dok. Kemenparekraf)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menargetkan penyaluran pembiayaan untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk tahun 2021 sebesar Rp100 miliar guna meningkatkan akses pendanaan bagi sektor tersebut.

"Target penyaluran Rp100 miliar untuk akses pembiayaan," kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam webinar The 6st Strategic Discussion "Redefining Sustainable Tourism Roadmap", dikutip dari Antara, Selasa (9/3).

Penyaluran pembiayaan itu akan didorong untuk sejumlah subsektor ekonomi kreatif, di antaranya kuliner, fesyen, kriya, aplikasi, pengembang permainan, film, animasi dan video, serta desa wisata.


Penyaluran pendanaan akan dilakukan dengan matchmaking (temu bisnis) melalui sejumlah program seperti Food Startup Indonesia hingga Akatara.

Kegiatan matchmaking itu akan mempertemukan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang memiliki kebutuhan pembiayaan sehingga punya kesempatan memperoleh pembiayaan untuk mengembangkan usahanya.

"Pak Presiden minta ada pemanfaatan dana stimulus untuk pemulihan ekonomi nasional, untuk film, musik,event. Kita harus sentuh dengan berbagai program yang langsung dirasakan oleh ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Sandiaga.

Sandiaga mengatakan pemerintah menyiapkan strategi untuk mengakselerasi pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dalam jangka pendek, pemerintah akan fokus pada wisatawan domestik sebagai titik awal kebangkitan.

Selanjutnya, kata dia, pada jangka menengah dan panjang, pemerintah akan fokus mempersiapkan Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkualitas dan berkelanjutan (quality and sustainable tourism).

"Jangka menengah dan panjang, kita jadi destinasi pilihan di Asia Tenggara untuk wisatawan mancanegara dengan konsep quality and sustainable tourism. Kita enggak akan lagi kejar angka-angka. Wah, salah kemarin kejar angka-angka. Kita kejar kualitas saja," pungkas Sandy.

[Gambas:Video CNN]



(age/sfr)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER