Bantuan Sosial Tunai Warga DKI Rp300 Ribu Cair Hari Ini

CNN Indonesia | Sabtu, 03/04/2021 06:46 WIB
Warga DKI Jakarta bisa mulai mencairkan dana bantuan sosial tunai (BST) sebesar Rp300 ribu melalui ATM Bank DKI mulai hari ini, Sabtu (3/4). Warga DKI Jakarta bisa mulai mencairkan dana bantuan sosial tunai (BST) sebesar Rp300 ribu melalui ATM Bank DKI mulai hari ini, Sabtu (3/4). Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia --

Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta menyatakan dana Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap ketiga bagi warga ibu kota mulai cair hari ini, Sabtu (3/4). Besaran bantuan Rp300 ribu per penerima.

"Penerima BST tahap 3 sudah dapat mencairkan melalui ATM Bank DKI mulai 3 April 2021," ungkap Dinsos DKI melalui unggahan akun Instagram @dinsosdkijakarta, Jumat (2/4).

Dinsos DKI menerangkan pencairan dana dilakukan melalui ATM Bank DKI. Masyarakat yang akan mencairkan dana BST diingatkan untuk tertib menjaga protokol kesehatan seperti memakai masker, memakai hand sanitizer atau mencuci tangan, dan menjaga jarak.


"Bagi warga yang menemukan adanya dugaan pungutan liar dalam pencairan BST, dapat melaporkan ke call center Dinas Sosial atau via JAKI," jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah memastikan program BST tidak akan dilanjutkan per April 2021 karena tidak mendapat anggaran lebih. Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan alasan lain BST disetop adalah karena situasi pandemi covid-19 di Indonesia sudah mulai menunjukkan perbaikan di skala mikro.

[Gambas:Instagram]

Namun, Risma tetap membuka pintu bagi masyarakat yang masih membutuhkan bantuan pemerintah. Bantuan dapat diajukan dan akan dibantu lewat bantuan pangan non-tunai (BPNT).

Sebagai informasi, pemerintah mengalokasikan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2020 sebesar Rp699,43 triliun atau naik 21 persen dari realisasi PEN 2020.

Anggaran tersebut akan disebar untuk lima klaster. Rinciannya, perlindungan sosial sebesar Rp157,41 triliun, kesehatan sebesar Rp176,3 triliun, kluster UMKM dan korporasi sebesar Rp186,81 triliun, program prioritas sebesar Rp125,06 triliun, insentif usaha sebesar Rp53,86 triliun.

[Gambas:Video CNN]



(wel/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK