Baru 2,97 Persen Tenaker Pariwisata yang Divaksin Covid-19

CNN Indonesia | Selasa, 06/04/2021 06:20 WIB
Pemerintah mencatat baru sekitar 1.342 orang tenaga kerja di bidang pariwisata yang mendapat vaksin virus corona. Pemerintah mencatat baru sekitar 1.342 orang tenaga kerja di bidang pariwisata yang mendapat vaksin virus corona.Ilustrasi. (AP/Elise Amendola).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Gumilar Ekalaya mencatat baru sekitar 1.342 orang tenaga kerja di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif yang mendapat vaksin virus corona atau covid-19. Vaksin digelar pada 2-6 April 2021.

"1.342 orang karyawan hotel saat ini sudah divaksin, ini mereka yang bekerja di hotel tempat tenaga kesehatan dan (isolasi) OTG (orang tanpa gejala)," ujar Gumilar di diskusi virtual, Senin (5/4).

Kendati begitu, jumlah ini baru sekitar 2,97 persen dari total pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif yang masuk pendataan mencapai 45.140 orang di DKI Jakarta.


"Ini mencakup semua tenaga kerja pariwisata di Jakarta yang terdiri dari hotel, restoran, katering, event organizer, wedding organizer, bioskop, travel, BPW, usaha golf, fitnes, taman rekreasi, dan spa," jelasnya.

Gumilar mengatakan dinas terus berusaha mendata seluruh pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif yang perlu divaksinasi segera. Semuanya, kata Gumilar, bisa mendaftar ke dinas.

Selain itu, bisa juga melalui Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Gumilar mengatakan data ini akan diteruskan untuk vaksinasi bertahap.

Rencananya, vaksinasi akan dilanjutka pada Juni 2021 setelah para kelompok prioritas divaksin. Kelompok prioritas itu adalah tenaga kesehatan dan para pelayan publik.

"Untuk tahap berikutnya dari jadwal mungkin Juni, ini setelah semua TNI, Polri, BUMN, PNS, dan lansia selesai. Kita masih berproses, dan tunggu," katanya.

Sementara Ketua Badan Pengurus Daerah PHRI Jakarta Sutrisno Iwantono berharap para pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif bisa segera divaksin secara menyeluruh ke depan, meski sekarang masih terbatas dan menunggu kelompok prioritas.

"Sekarang masih terbatas pada (pekerja) hotel yang tangani kesehatan dan jadi tempat isolasi. Kita tentu menunggu jadwal seperti apa, supaya bisa segera diselesaikan dan kembali seperti sebelum pandemi," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN]



(uli/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK