Jokowi Minta Listrik dan BBM Dipulihkan Pasca-Banjir NTT

CNN Indonesia | Selasa, 06/04/2021 10:25 WIB
Presiden Jokowi meminta Menteri PUPR segera memulihkan infrastruktur di wilayah bencana banjir di NTT dan NTB, khususnya akses internet, listrik, dan BBM. Presiden Jokowi meminta Menteri PUPR segera memulihkan infrastruktur di wilayah bencana banjir di NTT dan NTB, khususnya akses internet, listrik, dan BBM. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk segera memulihkan infrastruktur di wilayah bencana banjir di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Khususnya, untuk memulihkan jaringan dan akses internet, listrik, hingga bahan bakar minyak (BBM).

"Pak Menteri PUPR untuk mempercepat perbaikan infrastruktur yang rusak. Saya lihat ada beberapa jembatan yang roboh, akses jalan segera pulihkan jaringan listrik, telekom, internet, distribusi logistik, dan BBM, sehingga bantuan segera tersalurkan," ujar Jokowi dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Selasa (6/4).

Selain memulihkan infrastruktur, Jokowi juga secara khusus meminta Menteri PUPR Basuki agar mengkoordinasi pengerahan alat berat di sekitar wilayah bencana.


Tujuannya, agar alat berat tersebut bisa membantu pembukaan akses di wilayah bencana yang kini ditangani oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan lainnya.

Pembukaan akses sangat penting untuk memudahkan pencarian, penyelamatan, hingga evakuasi korban bencana. Saat ini, proses tersebut masih terus dilakukan dengan jumlah sementara 128 orang meninggal, 71 orang hilang, dan 8.424 orang mengungsi.

"Saya minta Menteri PUPR mengerahkan alat-alat berat dari berbagai tempat dan jika jalur darat masih sulit ditembus, saya minta dipercepat pembukaan akses melalui laut atau udara," katanya.

Di sisi lain, Jokowi juga meminta Basarnas, TNI, dan lainnya untuk mempercepat proses evakuasi, termasuk di wilayah yang terisolir dan pulau-pulau terkecil di sekitar NTT dan NTB.

Sementara bagi mereka yang sudah ditemukan, Jokowi ingin pemenuhan kebutuhan mereka benar-benar bisa maksimal. Pendataan pun harus dilakukan dengan benar dan rinci agar tidak ada yang terlewat.

"Pastikan logistiknya, tendanya, dapur lapangannya untuk penuhi kebutuhan dasar pengungsi, juga kebutuhan untuk bayi dan anak-anak, terutama air bersih dan MCK," jelasnya.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu juga meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk memastikan akses layanan kesehatan dan penanganan korban yang membutuhkan pertolongan medis.

"Pak Menkes, buat tim bantuan secepatnya sampai di lokasi. Saya minta Menkes juga perbanyak tempat pelayanan kesehatan di lapangan dan siapkan RS untuk menangani para korban serta memastikan ketersediaan tenaga medis dan obat-obatannya," terang dia.

Tak ketinggalan, Jokowi juga meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk terus mengabarkan pergerakan cuaca dan iklim di Indonesia. Begitu pula dengan peringatannya kepada masyarakat.

"Saya minta BMKG gencarkan peringatan cuaca ekstrem akibat Siklon Tropis Seroja ini. Pastikan seluruh kepala daerah dan masyarakat bisa akses dan memantau prediksi cuaca dan iklim yang dikeluarkan BMKG," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN]



(uli/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK