Pemerintah Siapkan Rp41,8 T KUR bagi Alumni Kartu Prakerja

CNN Indonesia | Sabtu, 10/04/2021 17:11 WIB
Penerima manfaat Kartu Prakerja akan mendapatkan kredit usaha rakyat (KUR) Super Mikro pinjaman berplafon Rp10 juta tanpa jaminan pada tahun ini. Warga penerima manfaat menunjukkan Kartu Prakerja. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penerima manfaat Kartu Prakerja akan mendapatkan kredit usaha rakyat (KUR) Super Mikro pinjaman berplafon Rp10 juta tanpa jaminan pada tahun ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah telah menyiapkan Rp41,8 triliun untuk bantuan kredit tersebut.

Tujuannya, menggenjot rasio kewirausahaan nasional hingga 3,9 persen dan pertumbuhan wirausaha baru 4 persen pada 2024 mendatang.


"Sebagai bentuk dukungan pemberdayaan kepada Wirausaha Alumni Kartu Prakerja yang berkelanjutan, pemerintah memberikan fasilitas pembiayaan KUR Super Mikro bagi wirausaha alumni peserta program Kartu Prakerja yang terkena PHK," kata Airlangga dalam keterangan resmi kepada media, kemarin (9/4).

Airlangga melanjutkan, berdasarkan data Manajemen Kartu Prakerja sekitar 35 persen penerima program pelatihan tersebut kini berstatus bekerja dari sebelum menganggur. Dari angka tersebut, sekitar 17 persennya menjadi wirausaha.

Ia berharap insentif KUR yang berikan pemerintah mampu mendorong para pengusaha dalam mengembangkan kegiatan usahanya dan nantinya membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

"Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami harap para alumni program Kartu Prakerja dapat memperoleh informasi yang bernilai dan bermanfaat untuk membantu pengembangan kegiatan usahanya melalui dukungan program KUR. Selanjutnya, mendorong para alumni Kartu Prakerja untuk menjadi wirausaha, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat," ujarnya.

Meski demikian, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Rudy Salahuddin menegaskan KUR merupakan produk pembiayaan/kredit, bukan program bantuan sosial.

Artinya, alumni tidak secara otomatis mendapatkan fasilitas KUR melainkan tetap harus melalui prosedur dan prinsip-yang ditetapkan perbankan dalam penyaluran kredit.

Dalam sosialisasi dijelaskan bahwa proses pengajuan KUR dilakukan secara online. Proses pengajuan dapat dilaksanakan dengan alur:

1. Peserta alumni Program Kartu Prakerja mengajukan surat permohonan kredit ke Bank BNI melalui E-Form KUR Prakerja

2. Bank BNI melakukan evaluasi kelayakan usaha

3. Jika dinilai layak, peserta alumni Program Kartu Prakerja terpilih melakukan penandatanganan perjanjian kredit di Bank BNI

4. Peserta alumni Program Kartu Prakerja terpilih wajib melakukan pembayaran kewajiban sampai dengan kredit lunas.

(abd/dea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK