Hengkang Dari RI, Citibank Tetap Beroperasi Seperti Biasa

Christine Novita Nababan, CNN Indonesia | Senin, 19/04/2021 07:33 WIB
CEO Citi Indonesia Batara Sianturi menegaskan operasional akan berjalan seperti biasa meskipun perusahaan hengkang dari bisnis konsumer di RI. CEO Citi Indonesia Batara Sianturi menegaskan operasional akan berjalan seperti biasa meskipun perusahaan hengkang dari bisnis konsumer di RI. (AFP/Alastair Pike).
Jakarta, CNN Indonesia --

Citibank atau Citi Indonesia menegaskan operasional perusahaan akan berjalan seperti biasa, walaupun bank kelas kakap bermarkas di AS itu, keluar dari bisnis konsumer di 13 negara, termasuk Indonesia.

"Selama proses penjualan, kegiatan operasional bisnis consumer kami, termasuk kantor cabang, call center, serta layanan digital akan terus berjalan seperti biasa. Nasabah akan tetap mendapatkan layanan berkualitas tinggi seperti yang selama ini," kata CEO Citi Indonesia Batara Sianturi dalam keterangannya, dilansir Antara, Senin (19/4).

Citi Indonesia, lanjut dia, akan terus beroperasi melalui unit Institutional Clients Group (ICG), antara lain Treasury and Trade Solutions, Markets and Securities Services/Custodia, Banking Capital Market Advisory (BCMA), untuk nasabah-nasabah korporat.


Nasabah-nasabah korporat Citi Indonesia terdiri dari perusahaan lokal, pemerintah, dan BUMN, termasuk juga lembaga keuangan dan perusahaan multinasional, Citi Commercial Bank (CCB) dan layanan pasar modal melalui PT Citigroup Sekuritas Indonesia.

Menurut Batara, Citi memiliki bisnis consumer yang kuat dan menguntungkan di Indonesia, termasuk tim terampil dan berdedikasi.

"Citi akan senantiasa berupaya untuk memberikan hasil yang sebaik mungkin bagi para nasabah dan karyawan kami," terang dia.

Meskipun, proses penjualan bisnis consumer membutuhkan waktu, namun ia berjanji mengupayakan proses dilakukan secara hati-hati dan sistematis melalui koordinasi erat dengan kantor pusat, pemangku kepentingan dan regulator, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).

"Serta akan memberikan informasi terkini bila ada perkembangan lebih lanjut mengenai proses yang dimaksud," jelasnya.

Diketahui, bisnis consumer banking Citi Indonesia, meliputi kartu kredit, kredit tanpa agunan, kantor cabang ritel, layanan pengelolaan kekayaan (wealth management), dan layanan nasabah perbankan individual, seperti Citigold, Citi Priority dan Citi Banking.

Kemudian, layanan perbankan digital, bancassurance, dan layanan perbankan lewat telepon atau CitiPhone, operasional konsumer, dan lain sebagainya.

Sebelumnya CEO Citigroup Jane Fraser membenarkan rencana perusahaan hengkang dari 13 negara, termasuk Indonesia. Upaya itu dinilai demi melipat-gandakan bisnis wealth management perusahaan.

"Kami tidak memiliki skala yang kami butuhkan untuk bersaing (di pasar 13 negara tersebut)," jelasnya.

[Gambas:Video CNN]



(bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK