IHSG Diramal Lesu Gara-gara Lonjakan Kasus Covid-19

CNN Indonesia | Kamis, 22/04/2021 06:15 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi turun pada perdagangan Rabu (22/4). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi turun pada perdagangan Rabu (22/4). Ilustrasi. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA).
Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan Kamis (22/4).

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menyebut meningkatnya angka kasus covid-19 secara global berpotensi menekan indeks hari ini.

"Secara teknikal pergerakan IHSG diperkirakan akan melemah dalam jangka menengah juga didukung stochastic yang membentuk deadcross. Saat ini pergerakan mendekati support Lower Bollinger Band," kata Dennies seperti dikutip dari riset hariannya, Kamis (22/4).


Dia memproyeksikan indeks saham bergerak di rentang support 5.968-5.983 dan resistance 6.019-6.040.

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyebut sentimen pasar global dan regional bakal membayangi pergerakan IHSG.

Mengingat investor asing masih mencatatkan arus modal masuk (capital inflow) secara tahun berjalan, sehingga dia menilai momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh para investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek.

[Gambas:Video CNN]

Ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 5.960 dan resistance 6.123. Ada pun saham-saham pilihannya yaitu INDF, ITMG, BBCA, ASRI, AALI, EXCL, dan BBNI.

Pada perdagangan sebelumnya, yakni Rabu (21/4), IHSG melemah ke 5.993 atau turun 45,08 poin atau 0,75 persen. Pelaku pasar asing mencatatkan jual bersih atau net sell di seluruh pasar sebesar Rp512,09 miliar.

(wel/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK