Viral Gaji Petugas Kebersihan Pertamina Tembus Rp13,6 Juta

CNN Indonesia | Jumat, 23/04/2021 10:46 WIB
PT Pertamina (Persero) menegaskan informasi dalam unggahan foto slip gaji petugas kebersihan Rp13,62 juta tidak benar dan menyesatkan. PT Pertamina (Persero) menegaskan informasi dalam unggahan foto slip gaji petugas kebersihan Rp13,62 juta tidak benar dan menyesatkan. Ilustrasi. (Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pertamina (Persero) kembali jadi sorotan publik. Kali ini lantaran viralnya sebuah unggahan foto slip gaji pekerja yang diduga merupakan petugas kebersihan di perusahaan minyak nasional itu.

Foto tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Ajis Bua pada 11 April lalu. Dalam foto tersebut tertulis bahwa slip gaji itu diberikan pada 7 April 2021.

Tertulis bahwa total gaji yang didapat mencapai Rp13,62 juta. Terdiri dari gaji pokok Rp3 juta, bonus absen Rp950 ribu, bonus kerja Rp1,5 juta, dan lembur Rp8,17 juta.


"Panik nggak panik nggak panik lah masa tidak," tulis Ajis Bua dalam unggahan tersebut, dikutip CNNIndonesia.com pada Jumat (23/4).

Kendati begitu, ada notifikasi salah dari Facebook melalui fitur Fact Check yang digunakan oleh pengguna lain bernama Khairunnisa Andini dari Universitas Diponegoro.

"Pihak Pertamina telah menegaskan bahwa slip gaji tersebut adalah palsu. Jabatan kebersihan dikelola oleh pihak ketiga, bukan oleh pihak Pertamina langsung. Selain itu, format pemberian slip gaji di Pertamina tidak menggunakan tulisan tangan," ungkap hasil pemeriksaan dari fitur Fact Check tersebut.

Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina Agus Suprijanto memastikan informasi tersebut tidak benar atau hoaks.

"Informasi pada postingan tersebut tidak benar dan menyesatkan," ungkap Agus kepada redaksi.

Ia menerangkan pekerjaan untuk divisi pendukung dilakukan Pertamina dengan menggandeng pihak ketiga secara profesional, termasuk tidak menggunakan slip gaji dengan format tulisan tangan.

"Termasuk format slip gajinya, tidak menggunakan tulisan tangan, diverifikasi oleh pihak berwenang di perusahaan dan tidak menggunakan logo Pertamina," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN]



(uli/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK