PHE ONWJ Sigap Bersihkan Ceceran Minyak di 2 Perairan

Pertamina, CNN Indonesia | Kamis, 29/04/2021 13:59 WIB
Sampai Rabu (28/4), PHE ONWJ bersama para stakeholder terus berupaya menangani ceceran minyak di perairan Karawang dan Kepulauan Seribu. Sampai Rabu (28/4), PHE ONWJ bersama para stakeholder terus berupaya menangani ceceran minyak di perairan Karawang dan Kepulauan Seribu. (Foto: Pertamina)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) terus berupaya menyelesaikan penanganan ceceran minyak di perairan Karawang dan Kepulauan Seribu. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti kesigapan dan kesungguhan PHE ONWJ merespons pendaratan ceceran minyak di pesisir pantai Desa Cemarajaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, serta dugaan anomali lingkungan di pesisir Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu.

"Per tanggal 27 April 2021, progress penanganan terus dilakukan. Di perairan Karawang PHE ONWJ menggelar moveable oil bom sepanjang 600 meter serta mengoperasikan 4 unit skimmer untuk melakukan pembersihan," kata Manager Communication Relations & CID Hari Setyono pada Rabu (28/4).

Saat ini, ceceran minyak di Kepulauan Seribu secara paralel sedang diperiksa di laboratorium untuk memastikan karakteristik. Sementara di lapangan, upaya membersihkan sisa ceceran terus dilakukan oleh tim PHE ONWJ bersama para stakeholder.


"13 unit kapal pendukung dan 146 kapal nelayan dikerahkan untuk melakukan pemantauan apabila ditemukan sisa ceceran minyak di area laut. Kapal nelayan ini merupakan buah dari kerjasama yang terjalin baik dengan nelayan di sekitar area operasi," kata Hari.

Atas nama PHE ONWJ, Hari kemudian menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak. Secara berkelanjutan, PHE ONWJ akan terus berkoordinasi dengan instasi terkait.

"Kami secara berkelanjutan berkordinasi dengan stakeholders terkait seperti misalnya KSOP dan Dishub Pulau Untung Jawa, Lurah Pulau Untung Jawa, Polsek, TNI, Forkopimda Kepulauan Seribu, Kementerian PUPR dan pihak lainnya yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu. Dan hari ini kami akan kordinasi dengan HUBLA dan Bupati Kepulauan Seribu. Sekali lagi kami sampaikan terima kasih atas dukungannya bagi kelancaran penanganan kejadian ini," ujarnya.

Lebih lanjut, Hari mengungkapkan bahwa pembersihan juga dilakukan di darat dan di perairan dangkal sekitar area Sungai Buntu, Cemara Jaya, Sedari, Dobolan, Pasir Putih, Pantai Bungin, Pulau Untung Jawa, Pulau Lancang, Pulau Rambut, dan Pulau Bokor.

"Kami juga terus melakukan tes Surveillance atau pemantauan dengan kapal security dan pemantauan udara atau fly over di Pantai Edam, Pantai Anyer, dan FSRU Jawa Barat. Kami akan sigap dalam penanganan ceceran minyak ini dan terus menggandeng stakeholders terkait dalam pelaksanaannya," kata Hari.

(rea)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK