Subsidi Ongkir Harbolnas Lebaran Ditanggung E-Commerce

CNN Indonesia | Selasa, 04/05/2021 09:40 WIB
Kemendag memastikan subsidi ongkos kirim (ongkir) Hari Belanja Online (Harbolnas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) pada 5-13 Mei 2021 ditanggung oleh e-commerce. Kemendag memastikan subsidi ongkos kirim (ongkir) Hari Belanja Online (Harbolnas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) pada 5-13 Mei 2021 ditanggung oleh e-commerce. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A).
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan mengatakan subsidi ongkos kirim (ongkir) Hari Belanja Online (Harbolnas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) akan diberikan oleh e-commerce. Sementara, pemerintah berperan dalam menggaungkan kampanye dan publikasi program yang digelar jelang lebaran pada 5-13 Mei 2021 itu.

"Setelah dibahas dengan semua pelaksana marketplace, mereka semua sudah mempunyai program bantuan gratis ongkir masing-masing dan atas saran mereka peran pemerintah sebaiknya berbentuk publikasi dan promosi Harbolnas Bangga Buatan Indonesia," ungkap Oke kepada CNNIndonesia.com, Selasa (4/5).

Kendati begitu, Oke mengatakan kesepakatan ini belum final. Pemerintah dan e-commerce masih terus melakukan pembahasan untuk pelaksanaan subsidi ongkir kepada masyarakat.


"Masih dibahas dan belum final," ucapnya.

Begitu juga terkait rencana penggunaan alokasi anggaran subsidi ongkir dari pemerintah. Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pemerintah menyiapkan anggaran Rp500 miliar untuk subsidi ongkir.

Tapi sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai penggunaan dana tersebut bila subsidi ongkir ditanggung e-commerce. Oke juga belum bisa memastikan berapa kira-kira anggaran yang dibutuhkan untuk publikasi dan kapan aturan akan selesai dibahas.

"Masih dibahas," imbuhnya.

Sebelumnya, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir juga mengungkapkan bahwa e-commerce akan menanggung subsidi ongkir.

"Kesepakatannya dengan e-commerce, ongkir ditanggung e-commerce supaya lebih cepat dan praktis," ujar Iskandar.

Pemerintah melontarkan kebijakan subsidi ongkir untuk mendongkrak belanja online masyarakat pada masa larangan mudik, yaitu 6-17 Mei 2021. Tujuannya, agar konsumsi tetap dilakukan dan menumbuhkan perekonomian.

[Gambas:Video CNN]



(uli/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK