Jepang Revisi Laju Ekonomi Kuartal I Jadi Minus 3,9 Persen

CNN Indonesia | Rabu, 09/06/2021 05:54 WIB
Jepang merevisi ke atas pertumbuhan ekonomi kuartal I 2021 dari minus 5,1 persen menjadi negatif 3,9 persen. Jepang merevisi ke atas pertumbuhan ekonomi kuartal I 2021 dari minus 5,1 persen menjadi negatif 3,9 persen. Ilustrasi. (AP/Kiichiro Sato).
Jakarta, CNN Indonesia --

Jepang merevisi laju ekonomi mereka jadi minus 3,9 persen pada kuartal I 2021. Angka terbaru ini merevisi ke atas proyeksi sebelumnya yang minus 5,1 persen.

Dilansir dari Reuters, Selasa (8/6), revisi tersebut dirilis oleh Kantor Kabinet. Angka itu lebih baik dari rata-rata proyeksi ekonom dalam jajak pendapat Reuters yang ada di kisaran minus 4,8 persen.

Penurunan tersebut merupakan yang pertama sejak tiga kuartal terakhir. Kondisi itu tak lepas dari konsumsi rumah tangga yang terpukul oleh pandemi covid-19.


Secara kuartalan, Pendapatan Domestik Bruto (PDB) negeri sakura pada Januari-Maret kontraksi 1 persen. Capaian itu lebih dari estimasi awal, minus 1,3 persen, dan proyeksi ekonomi negatif 1,2 persen.

Mengutip laman Kantor Kabinet Jepang, konsumsi rumah tangga pada Januari-Maret 2021 minus 1,5 persen (secara tahunan) atau lebih rendah dari sebelumnya, minus 1,4 persen. Kemudian, permintaan swasta, termasuk investasi, turun 0,7 persen dari sebelumnya minus 0,9 persen.

Laju ekspor juga dipangkas dari 2,3 persen menjadi 2,2 persen. Revisi juga dilakukan pada pertumbuhan impor dari 4 persen menjadi 3,9 persen.

Di sisi lain, permintaan publik, termasuk konsumsi pemerintah, cuma turun 1 persen dari sebelumnya minus 1,6 persen. Konsumsi pemerintah membaik dari proyeksi awal dari minus 1,8 persen menjadi minus 1,1 persen.

Laju investasi publik juga membaik dari minus 1,1 persen menjadi minus 0,5 persen.

[Gambas:Video CNN]



(sfr/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK