Bank di Spanyol Buka Layanan Penjualan Bitcoin

CNN Indonesia | Senin, 21/06/2021 08:41 WIB
Banco Bilbao Vizcaya Argentaria (BBVA) membuka layanan perdagangan bitcoin kepada nasabah private banking di Swiss mulai 21 Juni 2021. Banco Bilbao Vizcaya Argentaria (BBVA) membuka layanan perdagangan bitcoin kepada nasabah private banking di Swiss mulai 21 Juni 2021. Ilustrasi. (istockphoto/jpgfactory).
Jakarta, CNN Indonesia --

Salah satu bank terbesar di Spanyol, Banco Bilbao Vizcaya Argentaria (BBVA), membuka layanan perdagangan bitcoin kepada nasabah private banking di Swiss. Layanan akan diberikan mulai 21 Juni 2021.

Dilansir dari Reuters, Senin (21/6), layanan tersebut mencakup perdagangan dan kustodian bitcoin. Nantinya, layanan akan diperluas ke mata uang kripto lain.

Kendati demikian, bank menyatakan tidak akan memberikan saran terkait tipe investasi yang berisiko tinggi ini.


Popularitas bitcoin menanjak tahun ini setelah menyentuh harga tertinggi US$64.805 pada April lalu. Namun, saat ini, harganya tertekan oleh sejumlah sentimen salah satunya dari kebijakan China melarang perdagangan mata uang kripto.

Di Indonesia, bitcoin bisa diperjualbelikan oleh pedagang cryptocurrency yang diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka (Bappebti).

Dalam keterangan resmi terpisah, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengimbau masyarakat untuk mempelajari cara kerja perdagangan aset kripto sebelum mulai berkecimpung dan melakukan transaksi. Hal ini penting untuk mencegah kerugian akibat tidak memahami dinamika aset kripto.

Per Mei 2021, transaksi aset kripto mencapai Rp370 triliun dengan jumlah masyarakat yang bertransaksi mencapai 6,5 juta orang.

"Kita sedang di persimpangan jalan, suatu disrupsi yang tidak bisa kita pungkiri. Kita harus sama-sama mengetahui apa yang harus dilakukan sebelum kita bertransaksi," kata Lutfi saat menyampaikan pidato kunci secara virtual dalam webinar Kompas Talks yang bertajuk 'Mengelola Demam Aset Kripto, "Perlindungan Investor dalam Perdagangan Aset Kripto"'.

[Gambas:Video CNN]



(Reuters/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK