Pengusaha Kadin Prihatin Kasus Covid Tembus 56 Ribu per Hari

CNN Indonesia | Sabtu, 17/07/2021 01:20 WIB
Anggota Kadin Shinta Kamdani berharap percepatan vaksin gotong royong dilakukan sehingga kasus harian covid-19 dapat ditekan. Anggota Kadin Shinta Kamdani berharap percepatan vaksin gotong royong dilakukan sehingga kasus harian covid-19 dapat ditekan. Ilustrasi. (iStock/Boyloso).
Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Shinta Kamdani mengaku prihatin dengan kasus harian covid-19 yang terus menanjak, bahkan menembus rekor tertingginya sejak covid-19 masuk RI.

Pemerintah mencatat kasus positif covid-19 harian bertambah 56.757 kasus pada Kamis (15/7) kemarin. Secara kumulatif, jumlah total warga yang terpapar covid-19 mencapai 2.726.803 orang.

Shinta berharap dengan dilakukan percepatan vaksinasi lewat program gotong royong, kasus harian covid-19 dapat ditekan. Pada Jumat (16/7), tiba 1,4 juta vaksin racikan Sinopharm ke Tanah Air untuk program gotong royong.


"Kedatangan vaksin Sinopharm sebesar 1,4 juta dosis tentunya bisa memberikan harapan di tengah pandemi yang mencekam di mana kasus covid-19 masih terus meningkat setiap harinya. Bahkan, seperti kita ketahui pada Kamis (15/7) menjadi kasus tertinggi sejak pandemi terjadi, ini menjadi keprihatinan untuk kita semua," kata dia pada konferensi pers daring, Jumat (16/7).

Shinta menyebut Kadin berkomitmen mempercepat program vaksin gotong royong untuk perusahaan swasta. Ia percaya, semakin cepat program vaksinasi digencarkan, semakin cepat pula tercipta pemulihan kesehatan sekaligus ekonomi.

Ia juga menyatakan dukungan Kadin terhadap program pemerintah dalam menanggulangi penyebaran pandemi covid-19, termasuk PPKM Darurat.

Dia tak memungkiri kalau PPKM Darurat memukul anggota Kadin karena terbatasnya mobilitas warga. Pun begitu, ia mantap mendukung kebijakan pemerintah.

"Dukungan ini merupakan pernyataan sikap kami dalam perang melawan pandemi," tegasnya.

Sejak 3 Juli lalu, pemerintah memberlakukan PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali. Sejatinya, PPKM Darurat berakhir pada 20 Juli mendatang. Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani membuka wacana perpanjangan hingga 6 minggu.

[Gambas:Video CNN]



(wel/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK