40 Ribu Pelaku Usaha Terpukul Kerusuhan di Afrika Selatan

CNN Indonesia | Rabu, 21/07/2021 01:55 WIB
Pemerintah Afrika Selatan menyebut kerusuhan di negara mereka beberapa waktu lalu telah memukul 40 ribu pebisnis dan memicu kerugian ekonomi US$3,4 miliar. Sekitar 40 ribu pebisnis terpukul oleh penjarahan dan kerusuhan di Afrika Selatan. Ilustrasi. (AFP/MARCO LONGARI).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Afrika Selatan menyebut 40 ribu pelaku bisnis di negara mereka terimbas oleh kerusuhan yang dipicu pemenjaraan mantan presiden Jacob Zuma beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, kerusuhan juga sudah menimbulkan kerugian ekonomi sampai dengan US$3,4 miliar.

Menteri di Kantor Presiden Cyril Ramaphosa mengatakan kerugian timbul akibat aksi penjarahan dan perusakan yang terjadi selama protes masyarakat Afrika Selatan menentang pemenjaraan Zuma.


Pasalnya, akibat aksi tersebut, lebih dari 200 pusat perbelanjaan, 100 mal, 1.400 ATM dan 300 bank dijarah dan dirusak. Di luar itu, ada 90 apotek yang dihancurkan.

Padahal, negara itu juga tengah bergulat dalam menyelesaikan pandemi corona.

Ramaphosa juga mengatakan kepada para pemimpin bisnis di negara itu bahwa hampir tidak ada bagian dari ekonomi di Afrika Selatan yang tidak terpengaruh oleh kekerasan itu.

[Gambas:Video CNN]

Ia mengakui pemerintahnya tidak cukup siap menghadapi kekerasan. Padahal, pasukan keamanan dapat merespons kerusuhan itu lebih cepat sehingga tak menjalar kemana-mana.

Kerusuhan meletus di Afrika Selatan baru-baru ini. Kekerasan itu dipicu oleh putusan pengadilan Afrika Selatan yang menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara pada Zuma terkait tuduhan korupsi yang dilakukan saat ia menjadi presiden.

Akibat kerusuhan itu, 215 orang meninggal. Selain itu, 2.500 orang ditetapkan jadi tersangka atas kasus penjarahan dan kerusuhan itu.

(afp/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK