5 Cara Menghindari Tindak Kejahatan Skimming di ATM

CNN Indonesia | Senin, 02/08/2021 15:04 WIB
Aksi skimming merupakan salah satu bentuk kejahatan perbankan. Kenali beberapa cara menghindari tindak kejahatan skimming di ATM. Ilustrasi. Ada beberapa cara menghindari tindak kejahatan skimming di ATM. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aksi skimming merupakan salah satu bentuk kejahatan perbankan. Kenali beberapa cara menghindari tindak kejahatan skimming di ATM.

Aksi ini marak terjadi beberapa tahun lalu di berbagai daerah di Indonesia. Para pelaku kejahatan skimming menggunakan alat khusus yang disebut skimmer untuk mendapatkan informasi pribadi pemilik kartu.

Memahami cara kerja skimmer bisa menjadi salah satu cara menghindari tindak kejahatan skimming ATM.


Apa Itu Skimming?

Skimming sendiri berarti tindak pencurian dana nasabah dengan cara menyalin informasi pribadi pemilik kartu secara ilegal. Penyalinan data didapat dari pita magnetik berwarna hitam pada bagian belakang kartu ATM. Para pelaku menempelkan skimmer ini pada mulut slot mesin.

Informasi yang disalin berupa nomor kartu, tanggal masa kadaluarsa kartu, dan nama Anda selaku pemilik kartu. Banyak anggapan kartu debit atau kredit ber-chip yang keamanannya lebih tinggi ketimbang kartu tanpa chip tetap rentan dari aksi skimming.

Setelah mendapatkan informasi data pemilik kartu. Tujuan pelaku selanjutnya adalah mendapatkan informasi nomor PIN. Pelaku kejahatan memasang kamera untuk mengintip nomor PIN kartu debit atau kredit Anda. Setelah itu pelaku bebas menguras saldo dan menggunakan kartu kredit Anda.

Cara Menghindari Tindak Kejahatan Skimming ATM

Nasabah melakukan transkasi melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Link di Jakarta, Minggu (23/5/2021). Mulai 1 Juni 2021, bagi nasabah bank BUMN yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BTN yang melakukan transaksi di ATM Link akan dikenakan biaya untuk cek saldo dan tarik tunai, tarif yang diberlakukan untuk transaksi cek saldo dari Rp0 menjadi Rp2.500 dan tarik tunai dari Rp0 menjadi Rp5.000 sementara untuk transfer ke sesama bank BUMN tetap Rp4.000. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.Ilustrasi. Ada beberapa cara untuk menghindari tindak kejahatan skimming di ATM. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

Meski bank selalu memperbarui sistem keamanan, termasuk salah satunya memasang alat anti-skimming, Anda tetap berisiko menjadi korban. Pasalnya, para pelaku kejahatan mempelajari pembaruan sistem tersebut dan menemukan kelemahannya.

Untuk itu, Anda tetap perlu melakukan beberapa cara menghindari tindak kejahatan skimming ATM berikut, mengutip berbagai sumber.

1. Periksa mulut slot ATM

Ada baiknya jika Anda terlebih dahulu memeriksa mulut slot pada mesin ATM sebelum memasukkan kartu. Hal ini dilakukan untuk menghindari skimming.

Pasalnya, pelaku kejahatan akan membuat tiruan kepala slot mesin ATM untuk dipasangkan ke badan deep insert skimmers. Mengutip Krebs on Security, nama terakhir merupakan lempengan besi berupa disket yang berfungsi mengelabui alat anti-skimming yang terdapat di dalam slot mesin ATM.

Kemiripan bentuk mulut slot ATM ini-lah yang banyak menjebak korban. Pelaku biasanya menggunakan lem untuk memasang alat ini pada mesin ATM.

2. Jaga rahasia PIN

ilustrasi mesin ATMIlustrasi. Menjaga rahasia nomor PIN menjadi salah satu cara menghindari tindak kejahatan skimming di ATM. (iStockphoto/ilkaydede)

Langkah antisipasi lainnya adalah menjaga rahasia nomor PIN. Cara ini bisa dilakukan dengan menutupi tangan saat Anda mengetik nomor PIN atau mengganti PIN secara berkala.

Cara ini diperlukan untuk menjaga diri dari kamera tersembunyi yang dipasang pelaku. Kamera tersembunyi dipasang untuk mencuri PIN ATM Anda.

Perlu diketahui, PIN merupakan pintu terakhir bagi pelaku untuk mendapatkan akses ke rekening Anda.

3. Jaga data pribadi kartu ATM

Mengutip laman IDX Channel, Anda disarankan untuk tidak membagi data informasi pribadi kartu kepada orang lain.

Sekali pun kartu tertelan mesin ATM, segera hubungi pusat layanan perbankan untuk petunjuk lebih lanjut yang aman.

4. Selalu periksa lembar slip transaksi

Selalu periksa lembar slip transaksi. Cocokkan laporan transaksi tersebut dengan transaksi yang Anda lakukan.

5. Perhatikan kondisi mesin ATM

Sebelum bertransaksi, terlebih dahulu perhatikan kondisi mesin ATM. Jika terjadi kejanggalan pada mesin, laporkan ke petugas keamanan setempat atau pihak bank.

Selain itu, tidak melakukan transaksi pada ATM di lokasi yang sepi dan tanpa kamera pengawas juga menjadi salah satu cara menghindari tindak kejahatan skimming.

(imb/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK