Pemerintah Lelang 7 Seri SUN di Agustus, Target Rp 33 Triliun

CNN Indonesia | Sabtu, 31/07/2021 11:47 WIB
Untuk membiayai APBN 2021, pemerintah akan melelang 7 seri SUN dengan target indikatif Rp33 Triliun. Ilustrasi uang. (CNN Indonesia/Adi Maulana)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah akan melelang Surat Utang Negara (SUN) pada 3 Agustus pekan depan. Penjualan SUN ditargetkan dapat menarik utang Rp33 triliun-Rp49,5 triliun untuk memenuhi pembiayaan APBN 2021.

Penjualan SUN akan menggunakan sistem lelang yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia.

Lelang bersifat terbuka (open auction) menggunakan metode harga beragam (multiple price). Lelang ini akan dibuka pada Selasa, 3 Agustus mulai pukul 09.00 WIB dan tutup pukul 11.00 WIB. Sementara tanggal settlement ditetapkan pada Kamis, 5 Agustus.


Pelaksanaan lelang dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.08/2019 tentang Lelang Surat Utang Negara di Pasar Perdana Domestik dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 38/PMK.02/2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Keuangan Negara untuk Penanganan Pandemi Covid-19.

SUN yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp1 juta rupiah. Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif (competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan.

Seri SUN yang akan dilelang terdiri dari 7 seri yaitu SPN12211104 (Reopening), SPN12220527 (Reopening), FR0090 (Reopening), FR0091 (Reopening), FR0088 (Reopening), FR0092 (Reopening), dan FR0089 (Reopening). Sementara tingkat kuponnya yaitu SPN12211104 (diskonto), SPN12220527 (diskonto), FR0090 (5,12 persen), FR0091 (6,37 persen), FR0088 (6,25 persen), FR0092 (7,12 persen), dan FR0089 (6,87 persen).

Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang.

Peserta lelang terdiri dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Bank Indonesia, serta 16 perbankan sebagai daeler utama di antaranya Citibank, Deutsche Bank, HSBC Indonesia, Bank BCA, Bank Danamon, Maybank Indonesia, Bank Mandiri, BNI, OCBC NISP, Bank Panin, BRI, Bank Permata, CIMB Niaga, ANZ Indonesia, Standard Chartered, dan JP Morgan Chase.

(mel/vws)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK