Cadangan Dana Vaksin Gratis Covid-19 Rp36 T pada RAPBN 2022

CNN Indonesia
Kamis, 26 Aug 2021 08:07 WIB
Menkeu Sri Mulyani mengungkapkan pemerintah menganggarkan Rp35 triliun hingga Rp36 triliun untuk dana cadangan pengadaan vaksin pada RAPBN 2022. Menkeu Sri Mulyani mengungkapkan pemerintah menganggarkan Rp35 triliun hingga Rp36 triliun untuk dana cadangan pengadaan vaksin pada RAPBN 2022. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah mencadangkan anggaran untuk vaksinasi covid-19 gratis dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022. Jumlahnya sekitar Rp35 triliun-Rp36 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dana tersebut akan digunakan untuk pengadaan vaksin. Dengan pencadangan ini, ia memastikan program vaksin gratis tetap dilakukan tahun depan.

"Kami tetap mencadangkan anggaran vaksin, masih signifikan Rp35-Rp36 triliun untuk pengadaan vaksin," ungkap Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Rabu (25/8).


Sri Mulyani menjelaskan selama status covid-19 masih pandemi dan Indonesia harus mencapai kekebalan komunitas (herd immunity), maka pemerintah akan memenuhi kebutuhan vaksin dari APBN.

"Kalau covid-19 masih dalam posisi wabah pandemi dan kami harus mencapai herd immunity, kami akan memenuhi untuk menggunakan APBN dan itu gratis," ucap Sri Mulyani.

Namun, ia mengatakan pemerintah harus mewaspadai perubahan status covid-19 menjadi endemi. Dengan begitu, pemerintah juga menyiapkan program vaksin mandiri atau berbayar.

"Seiring dengan perubahan menjadi endemi dan memunculkan kebutuhan booster maka kami memungkinkan dibuka vaksin mandiri," jelas Sri Mulyani.

Sebelumnya, Sri Mulyani mengatakan pemerintah sedang menyiapkan sejumlah langkah penyesuaian jika pandemi covid-19 menjadi endemi. Persiapan dilakukan sesuai dengan pandangan sejumlah ilmuwan.

Sebagai informasi, endemi adalah penyakit yang menyerang lingkup lebih kecil dibanding pandemi, misalnya satu negara saja, wilayah, atau benua.

[Gambas:Video CNN]



 

(wel/aud)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER