BPJS Kesehatan Ujicobakan Aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile

BPJS Kesehatan, CNN Indonesia | Jumat, 03/09/2021 20:22 WIB
BPJS Kesehatan meluncurkan aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile untuk mempercepat program vaksinasi pemerintah Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti. (Foto: BPJS Kesehatan)
Jakarta, CNN Indonesia --

BPJS Kesehatan meluncurkan aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile untuk mempercepat program vaksinasi pemerintah. Program ini akan diujicobakan di 10 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, mengatakan, aplikasi ini diharapkan bisa mempercepat proses vaksinasi Covid-19 di lapangan. Cara kerja aplikasi ini lebih ringkas. Petugas cukup menggunakan smartphone untuk mengakses aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile ini sehingga bisa dilakukan di segala medan, tidak memerlukan penyediaan komputer dalam penggunaannya

"Kami berkomitmen mendukung percepatan vaksinasi massal yang sampai dengan saat ini telah mencapai 100 juta dosis," kata Ghufron, Jumat (03/9).


Hadirnya P-Care Vaksinasi Mobile diharapkan mempermudah mobilitas petugas vaksinasi. Apalagi jika kegiatan vaksinasi dilaksanakan di tempat-tempat yang banyak dikunjungi orang seperti pusat perbelanjaan. Di samping itu, P-Care Vaksinasi Mobile juga dapat membantu petugas vaksinasi untuk melakukan pengecekan tiket selagi peserta menunggu giliran untuk divaksinasi.

Salah satu fitur yang tersedia pada aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile adalah pengecekan tiket vaksinasi yang terintegrasi dengan sistem Peduli Lindungi. Petugas dapat melihat status tiket peserta yang akan divaksinasi berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) peserta. Fitur tersebut juga dapat digunakan untuk melihat riwayat vaksinasi Covid-19 peserta.

Selain itu juga ada fitur pendaftaran peserta vaksinasi dengan memanfaatkan NIK yang tervalidasi oleh data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Hal ini berguna untuk meningkatkan kualitas data peserta vaksinasi Covid-19.

Fitur lainnya adalah pencatatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Data yang disimpan dalam fitur ini mencakup hasil screening peserta, jenis vaksin yang diberikan, nomor batch vaksin dan hasil observasi peserta. Seluruh data tersebut dapat digunakan jika terjadi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

"Aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile juga memiliki fitur untuk mengirimkan data pelaksanaan vaksinasi ke Peduli Lindungi. Nantinya data tersebut dipergunakan untuk menerbitkan sertifikat vaksinasi di sistem Peduli Lindungi," jelas Ghufron.

(asa)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK