Pinjol Ilegal Teror Ketua Satgas Waspada Investasi

CNN Indonesia | Jumat, 17/09/2021 20:15 WIB
Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengaku pernah diteror oleh salah satu aplikasi pinjol ilegal. Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengaku pernah diteror oleh salah satu aplikasi pinjol ilegal. (CNN Indonesia/Aria Ananda).
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam Lumban Tobing mengaku pernah diteror oleh salah satu aplikasi pinjaman online (pinjol) ilegal.

Hal ini terjadi setelah Tongam menelepon langsung manajemen aplikasi pinjol tersebut untuk membantu masyarakat yang mengadu ke kantor SWI.

"Pernah (diintimidasi) karena masyarakat ada yang lapor, eh ternyata saya di-bully juga akhirnya," tutur Tongam saat menjadi narasumber #chatroom di Instagram CNNIndonesia.com, Kamis (17/9).


"Kemudian saya hubungi pelaku yang teror dengan telepon supaya tidak melakukan teror dan initimidasi, namun justru saya juga ikut kena," lanjut dia bercerita.

Setelah mendapatkan teror, Tongam mengaku langsung memblokir nomor aplikasi pinjol tersebut. Ia juga mengabaikan setiap telepon atau pesan yang masuk ke ponselnya.

"Jadi daripada makan hati lebih baik blokir, tidak perlu dijawab-jawab," jelasnya.

Sebelumnya, teror pinjol juga baru dirasakan oleh artis Nafa Urbach. Padahal, ia tak pernah meminjam uang di pinjol.

Usut punya usut, ternyata Nafa dijadikan jaminan oleh seorang peminjam di pinjol tersebut. Namun, Nafa mengaku tidak mengenal nama dan identitas peminjam yang disebutkan oleh oknum yang menerornya.

Bukan hanya Nafa, keluarga pun ikut terseret dalam masalah ini. Peneror bahkan mendatangi kediaman rumah Nafa.

"Keluarga saya diancam. 'Kalau lo nggak bayar (pinjamannya) keluarga lo jadi tanggungannya. Gue bisa datang ke rumah lo dan gue habisin semua keluarga lo,. Sampai kayak gitu," ucap Nafa menggambarkan percakapan dengan peneror, Kamis (16/9).

Tak berhenti sampai di sana, sejumlah nomor silih berganti menghubungi Nafa via WhatsApp dan SMS. Sejauh ini, ia sudah mencoba memblokir nomor-nomor tersebut.

[Gambas:Video CNN]



(aud/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK