PeduliLindungi Bisa Diakses Lewat Gojek, Grab, Shopee Dkk

CNN Indonesia
Selasa, 05 Oct 2021 12:48 WIB
Kemenkes mengatakan aplikasi PeduliLindungi kini bisa diakses lewat aplikasi digital lainnya, seperti Gojek, Grab, Traveloka, dan lain sebagainya. Kemenkes mengatakan aplikasi PeduliLindungi kini bisa diakses lewat aplikasi digital lainnya, seperti Gojek, Grab, Traveloka, dan lain sebagainya. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Setiaji mengatakan aplikasi PeduliLindungi akan diintegrasikan dengan berbagai aplikasi digital lainnya. Hal ini dilakukan agar dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat dengan ponsel pintar (smartphone) milik mereka.

Setidaknya ada beberapa aplikasi ternama yang bisa dimanfaatkan untuk mengakses PeduliLindungi. Aplikasi lain tersebut, seperti Gojek, Grab, Tokopedia, Traveloka, Tiket, Dana, Cinema XXI, LinkAja, termasuk aplikasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yakni Jaki.

"Integrasi aplikasi ini bisa digunakan untuk masuk ke berbagai macam fitur yang ada di PeduliLindungi," kata Setiaji, dalam rilis resmi, Jumat (24/9).


Tidak hanya itu, bagi masyarakat yang tidak memiliki ponsel pintar, namun akan bepergian menggunakan transportasi umum dapat menggunakan nomor NIK untuk mengetahui status hasil tes PCR, antigen, hingga sertifikat vaksin.

Bagi tempat yang tidak terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi dapat menggunakan NIK pengunjung untuk memastikan status vaksin yang bersangkutan.

Aplikasi PeduliLindungi kini banyak digunakan di tempat umum, seperti mal, bioskop, stadion, tempat ibadah, restoran, hingga supermarket. Selain itu, transportasi umum, seperti bandara, terminal, halte, hingga pelabuhan turut menggunakan aplikasi besutan Kemenkes.

Ini dilakukan demi memastikan setiap pengunjung yang masuk atau menggunakan transportasi umum dalam keadaan sehat dan sudah divaksin minimal satu dosis. Khusus untuk bioskop, diwajibkan untuk melakukan vaksin dengan dosis penuh sebanyak 2 kali.

Kini PeduliLindungi memiliki beragam fitur terkait kesehatan dan covid-19 yang bisa dimanfaatkan masyarakat secara luas.

Di antaranya fitur self check, hasil test PCR/antigen, sertifikat vaksin, tracing kontak erat penyintas covid, hingga telemedicine.

"Di PeduliLindungi itu sudah ada fitur untuk self check. Jadi sebelum berangkat orang-orang bisa menggunakan self-check terhadap dirinya sendiri," tutur Setiaji.

Hingga September, Kemenkes mengklaim aplikasinya telah diakses 9 juta pengguna dengan jumlah unduh mencapai 48 juta dan pengguna bulanan mencapai 55 juta.

Untuk informasi lebih lanjut tentang covid-19, masyarakat dapat menghubungi Kemenkes melalui hotline 119 ext 9 atau klik tautan ini.

[Gambas:Video CNN]



(fry/bir)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER