Pemerintah Setop Terima Usul Pembangunan Pembangkit Batu Bara

CNN Indonesia
Kamis, 21 Oct 2021 12:39 WIB
Pemerintah berhenti menerima usul pembangunan PLTU batu bara baru. Ini dilakukan seiring kebijakan energi nasional yang bertumpu pada ekonomi hijau. Pemerintah berhenti menerima usul pembangunan PLTU batu bara baru. Ini dilakukan seiring kebijakan energi nasional yang bertumpu pada ekonomi hijau. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Indonesia tak akan mau lagi menerima usulan baru proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTUbatu bara.

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan itu ditempuh seiring arah kebijakan energi nasional ke depan yang akan lebih banyak bertumpu pada energi baru terbarukan dan ekonomi hijau.

"Kami tidak lagi menerima usulan PLTU batu bara yang baru. Jadi, (proyek) yang ada di RUPTL sekarang adalah on going project," katanya seperti dikutip dari Antara, Kamis (21/10).


Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listik (RUPTL) 2021-2030 milik PT PLN (Persero), pembangunan PLTU yang saat ini berlangsung adalah proyek yang kontraknya sebelumnya telah ditandatangani dalam program 35 megawatt.

Proyek itu katanya telah memasuki tahap konstruksi. Sebagai informasi, dalam dokumen peta jalan yang baru saja disahkan pada 28 September lalu, pemerintah memang  memproyeksikan penambahan kapasitas pembangkit energi fosil dalam 10 tahun ke depan hanya sebesar 19,6 gigawatt atau 48,4 persen.

Itu lebih kecil jika dibandingkan dengan rencana tambahan kapasitas pembangkit energi baru terbarukan yang mencapai 20,9 gigawatt atau sekitar 51,6 persen.

Untuk itulah, dalam percepatan penambahan pembangkit sebesar 40,6 gigawatt selama satu dekade ke depan, pemerintah akan membuka peran perusahaan listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP) untuk pengembangan pembangkit berbasis energi baru terbarukan.

[Gambas:Video CNN]

Rida menyampaikan bahwa pemerintah sedang menyusun rencana pensiun dini atau early retirement dari PLTU batu bara yang kini ada di Indonesia.

Selain menutup usulan proyek baru pembangunan PLTU, pemerintah juga mengharuskan PLTU yang ada untuk menggunakan biomassa sebagai campuran bahan bakar hingga program pensiun dini pembangkit fosil batu bara.

"Setelah 2030 tidak akan ada lagi pembangunan pembangkit yang berbasis fosil, tapi semuanya berbasis energi baru terbarukan," ujar Rida.

(antara/agt)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER