Jokowi Incar Ekonomi Tumbuh 5,5 persen Kuartal IV 2021

Safyra Primadhyta | CNN Indonesia
Jumat, 03 Dec 2021 14:32 WIB
Presiden Jokowi menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia capai 5,5 persen pada kuartal IV 2021. Presiden Jokowi menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia capai 5,5 persen pada kuartal IV 2021. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia capai 5,5 persen pada kuartal IV 2021 .

"Kita harapkan di kuartal IV ini kita, hitungan kita antara 4,5-5,5 (persen) dan kami harapkan itu bisa tercapai," ujar Jokowi saat memberikan arahan kepada Kepala Kesatuan Wilayah Polri dan TNI di Bali, Jumat (3/12).

Jokowi mengatakan pertumbuhan perekonomian domestik memang terlihat naik setelah pada kuartal IV 2020 lalu sempat minus 2,19 persen karena pandemi covid-19. Kemudian, laju membaik pada kuartal I 2021 menjadi minus 0,74.


"Di kuartal II, sebetulnya kita sudah melompat ke 7,07 persen. Lompatan yang sangat (tinggi) karena memang mobilitas juga naik. Tetapi, karena (varian) delta di bulan Juli kita lakukan PPKM darurat. (Ekonomi) anjlok lagi di kuartal tiga menjadi 3,51 persen," imbuhnya.

Menurut Jokowi, jika pengendalian covid-19 masih seperti saat ini maka tidak menutup kemungkinan kebangkitan ekonomi Indonesia pada 2022 akan terwujud.

Ia juga mengungkapkan bahwa motor penggerak pertumbuhan ekonomi adalah investasi. Tahun ini, pemerintah menargetkan investasi Rp900 triliun dan pada 2022 targetnya naik menjadi Rp1.200 triliun.

Jokowi menilai kunci pertumbuhan ekonomi bukan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia mengingatkan APBN hanya mempengaruhi kurang lebih 18 persen hingga 15 persen. Artinya, 85 persen perputaran uang dan pertumbuhan ekonomi itu ada di tangan swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Ia pun menekankan kepada jajaran Polri dari pusat sampai ke daerah untuk terus mengawal dan menjaga urusan investasi.

"Jadi kalau ada yang ganggu-ganggu di daerah urusan investasi, kawal dan dampingi, agar setiap investasi itu betul-betul direalisasikan karena kunci penggerak ekonomi ada di situ," kata Jokowi.

Jokowi juga menyebut bahwa saat ini investasi sudah berkembang tidak hanya di Pulau Jawa saja. Angka investasi di luar Jawa kini mencapai 51,7 persen melebihi Jawa yang berada di angka 48 persen.

"Artinya ini bagus, pergeseran ini bagus. Dulu lebih dari 60 persen itu ada di Jawa," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN]



(mrh/sfr)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER