Copot Andika Perkasa, Erick Angkat Dudung Jadi Komisaris Utama Pindad

Safyra Primadhyta | CNN Indonesia
Kamis, 23 Des 2021 21:24 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mencopot Andika Perkasa dari posisi komisaris utama PT Pindad (Persero) dan mengangkat Dudung Abdurachman sebagai pengganti. Menteri BUMN Erick Thohir mencopot Andika Perkasa dari posisi komisaris utama PT Pindad (Persero) dan mengangkat Dudung Abdurachman sebagai pengganti. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberhentikan dengan hormat Jenderal TNI Andika Perkasa dari posisi komisaris Utama PT Pindad (Persero) dan mengangkat Dudung Abdurachman sebagai pengganti. Pasalnya, Andika kini telah menjabat sebagai Panglima TNI.

Hal itu diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar hari ini, Kamis (23/12).

"Diharapkan, dengan bergabungnya Bapak sebagai Komisaris Utama PT Pindad (Persero) akan memberikan tambahan dukungan untuk bisa meningkatkan kinerja ke depan," kata Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury dalam keterangan tertulis yang dikutip dari Detik.

Perseroan menyampaikan apresiasi atas dedikasi yang diberikan Andika selama menjabat sebagai komisaris utama. Perusahaan pelat merah itu juga menyambut kehadiran Dudung.

"Perusahaan menyampaikan selamat bergabung kepada Komisaris Utama yang baru, Jenderal TNI Dudung Abdurachman agar PT Pindad (Persero) dapat terus membangun perusahaan menuju industri pertahanan yang kuat, mandiri, berdaya saing dan semakin maju," jelas perseroan.

Dalam keterangan yang sama, Dudung berterima kasih atas pengangkatan tersebut. Ia juga meminta dukungan dan kerja sama dari jajaran komisaris dan direksi untuk memajukan korporasi.

"Saya berharap PT Pindad ke depan dapat menjadi perusahaan besar dengan produk unggulan dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan nasional dan menjaga kedaulatan bangsa," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]



(sfr/sfr)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER