Jokowi Cabut 2.078 Izin Tambang 'Nganggur'

CNN Indonesia
Kamis, 06 Jan 2022 13:30 WIB
Jokowi mencabut 2.078 izin usaha tambang, 192 izin sektor kehutanan seluas 3.126.439 hektare dan mencabut HGU perkebunan seluas 34.448 Ha. Ini alasannya. Jokowi mencabut beberapa izin usaha tambang, kehutanan, dan HGU yang telah diberikan ke ribuan pengusaha karena tidak pernah dimanfaatkan dengan baik. (Biro Pers Sekretariat Presiden).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Jokowi mencabut 2.078 izin usaha tambang yang sudah diberikan kepada para pengusaha. Pasalnya, perusahaan tambang tak menyampaikan rencana kerja kepada pemerintah.

Menurut Jokowi, izin yang sudah diberikan bertahun-tahun tidak digarap dan menyebabkan tersanderanya pemanfaatan SDA untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

"Hari ini sebanyak 2.078 izin perusahaan penambangan minerba kita cabut karena tidak pernah menyampaikan rencana kerja," katanya pada konferensi pers yang disiarkan lewat kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (6/1).


Selain itu, Jokowi turut mencabut 192 izin sektor kehutanan seluas 3.126.439 hektare. Alasannya, karena izin yang diberikan tidak aktif dan tidak dibuat rencana kerja sehingga tanah menjadi terlantar.

Jokowi juga mencabut hak guna usaha (HGU) perkebunan yang ditelantarkan seluas 34.448 Ha hari ini.

"25.128 hektare ini milik 12 badan hukum, sisanya 9.320 hektare merupakan bagian dari HGU yang terlantar milik 24 badan hukum," jelas dia.

Jokowi menuturkan pencabutan izin tersebut merupakan bagian dari pembenahan dan penertiban izin yang merupakan integral perbaikan tata kelola izin pertambangan dan kehutanan, serta perizinan yang lain.

"Pemerintah terus melakukan pembenahan dengan memberi kemudahan izin yang transparan dan akuntabel tapi izin yang disalahgunakan pasti akan kami cabut," beber dia.

[Gambas:Video CNN]



(wel/agt)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER