Satgas Ungkap 223 Wilayah di RI Terdampak PMK

Safyra Primadhyta | CNN Indonesia
Jumat, 01 Jul 2022 21:06 WIB
Sebanyak 223 kabupaten/kota dari 19 provinsi di Indonesia sudah terdampak Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) per 1 Juli 2022. Sebanyak 223 kabupaten/kota dari 19 provinsi di Indonesia sudah terdampak Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) per 1 Juli 2022. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito melaporkan sebanyak 223 kabupaten/kota dari 19 provinsi di Indonesia sudah terdampak Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Kondisi itu kemudian menjadi pertimbangan pemerintah menetapkan Status Keadaan Tertentu darurat PMK.

Wiku melanjutkan status itu berlaku mulai 29 Juni hingga 31 Desember 2022. Penetapan status itu tertuang dalam Keputusan Kepala BNPB Nomor 47 Tahun 2022 yang diteken Letjen TNI Suharyanto pada 29 Juni 2022.

"Lima provinsi tertinggi yang terdampak PMK dalah Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Jawa Tengah, Aceh, dan Jawa Barat," kata Wiku dalam konferensi pers, Jumat (1/7).

Wiku menjelaskan, dalam aturan terbaru itu, kepala daerah dapat menetapkan status keadaan darurat PMK untuk percepatan penanganan penyakit PMK pada daerah masing-masing.

Selain itu, segala biaya yang dikeluarkan sebagai akibat ditetapkannya keputusan akan dibebankan pada APBN atau dana siap pakai yang ada pada BNPB, serta sumber pembiayaan lainnya yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Sama halnya dengan penanganan Covid-19, dalam mengatasi wabah PMK dimohon partisipasi seluruh Kementerian/Lembaga, TNI/Polri, media massa, pakar, dan masyarakat Indonesia untuk dapat bekerjasama menghadapi virus PMK," ujar Wiku.

"Hal ini karena wabah PMK dapat berdampak luas, tidak hanya pada kesehatan hewan, tapi juga pada sektor perekonomian nasional," imbuhnya.

[Gambas:Video CNN]



(khr/sfr)
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER