Pengusaha Wisata Merasa 'Dibunuh' dengan Kenaikan Tiket Pulau Komodo

Tim | CNN Indonesia
Senin, 18 Jul 2022 19:12 WIB
Pengusaha wisata di Labuan Bajo merasa dibunuh pelan-pelan oleh pemerintah dengan kenaikan harga tiket masuk Pulau Komodo dari Rp200 ribu jadi Rp3,75 juta. Pengusaha wisata di Labuan Bajo merasa dibunuh pelan-pelan oleh pemerintah dengan kenaikan harga tiket masuk Pulau Komodo dari Rp200 ribu jadi Rp3,75 juta. (Antara Foto/Kornelis Kaha).
Kupang, CNN Indonesia --

Pelaku Usaha Pariwisata di Labuan Bajo memprotes kebijakan pemerintah menaikkan tarif tiket masuk Pulau Komodo dan Pulau Rinca dari Rp150 ribu-Rp200 ribu jadi Rp3,75 juta mulai 1 Agustus 2022 mendatang.

Menurut mereka, Kenaikan tarif masuk tersebut akan membunuh usaha masyarakat Labuan Bajo yang selama ini menggantungkan rezeki sebagai pelaku usaha pariwisata.

"Ini namanya pemerintah membunuh kami secara perlahan. Kalau mau bunuh, sekalian saja, jangan dengan cara begini," ujar Wakil Ketua Gabungan Pengusaha Wisata Bahari (Gawisri) Budi Widjaya saat aksi demo massa menuntut pemerintah membatalkan kenaikan tarif di Labuan Bajo pada Senin (18/7).

Dia menjelaskan yang paling dirugikan dari penetapan tarif baru adalah rakyat Manggarai Barat. Pasalnya, ia memastikan kenaikan tarif tersebut akan berdampak negatif kunjungan wisatawan ke daerah itu.

Dampak negatif itu katanya sudah terjadi. Berdasarkan informasi yang diterimanya, sejumlah tamu atau wisatawan yang telah melakukan reservasi memutuskan untuk membatalkan kunjungan ke Pulau Komodo setelah mendengar rencana kenaikan itu.

Kalau tetap dipaksakan untuk berlaku, ia mengatakan tarif baru itu akan mengganggu penghasilan masyarakat Manggarai Barat.

"Yang paling dirugikan semuanya, rakyat yang paling dirugikan, bukan hanya segelintir yang dirugikan dari kenaikan tarif (masuk Pulau Komodo dan Pulau Rinca) tersebut," katanya.

Segendang sepenarian dengan Budi, Ketua Asosiasi Kapal Wisata (Askawi) Labuan Bajo Ahnyar tak hanya berdampak ke masyarakat, kenaikan tiket masuk secara luas juga akan berdampak luas ke wisata di Labuan Bajo.

"Ini akan membuat pariwisata di Labuan Bajo menjadi Lesu karena wisatawan banyak yang telah membatalkan kunjungan," kata Ahnyar.

Ahnyar menyebutkan kenaikan tarif masuk bagi wisatawan atau pengunjung telah menimbulkan keresahan seluruh pelaku usaha pariwisata di Labuan Bajo.

"Dengan angka (tarif masuk yang tinggi) tersebut maka diyakini operator-operator lokal (pelaku usaha) dalam 30 hari akan bubar," jelas Ahyar.

Ahnyar juga mengancam pihaknya dan seluruh elemen pelaku usaha dan warga lokal Manggarai Barat akan terus melakukan aksi unjuk rasa jika keluhan atas kenaikan tiket masuk itu tak segera dijawab pemerintah.

Bahkan Ahnyar mengatakan pihaknya akan tetap melakukan aksi demo saat kunjungan Presiden Joko Widodo ke Labuan Bajo untuk meresmikan Water Front di kawasan Kampung Ujung pada Kamis (21/7) mendatang.

[Gambas:Video CNN]

Pemerintah menaikkan tarif masuk ke Pulau Komodo demi membatasi jumlah wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi 200 ribu per tahun.

Pembatasan dilakukan dengan menaikkan harga tiket masuk jadi Rp3,75 juta.

"Pembatasan jumlah pengunjung kurang lebih 200 ribu per tahun dengan sistem manajemen kunjungan yang terintegrasi berbasis reservasi online akan mulai diberlakukan pada 1 Agustus 2022," ujar Koordinator Pelaksana Program Penguatan Fungsi TNK Carolina Noge di Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Jakarta, Senin (27/6).

(eli/agt)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER