Buntung dalam Investasi, SoftBank akan PHK Karyawan

tim | CNN Indonesia
Selasa, 09 Agu 2022 14:27 WIB
SoftBank Group Corp berencana memutus hubungan kerja (PHK) dengan karyawannya di cabang investasi Vision Fund karena rugi. SoftBank Group Corp berencana memutus hubungan kerja (PHK) dengan karyawannya di cabang investasi Vision Fund karena rugi. (AFP/CHARLY TRIBALLEAU).
Jakarta, CNN Indonesia --

Softbank Group Corp berencana memutus hubungan kerja (PHK) dengan karyawannya di cabang modal ventura, Vision Fund sebagai buntut atas kerugian dalam berinvestasi. 

Vision Fund adalah modal ventura besutan SoftBank Group yang memberikan suntikan dana kepada perusahaan-perusahaan startup seperti Uber, Didi, Grab hingga Tokopedia.

Mengutip Reuters, Selasa (9/8), CEO Masayoshi Son mengatakan jatuhnya nilai portofolionya mendorong perusahaan jatuh ke dalam rekor kerugian kuartalan.

Untuk Vision Fund saja misalnya, kerugian senilai US$23,1 miliar pada kuartal II 2022.

"Dunia dalam kebingungan besar," kata Son pada konferensi pers pendapatan.

Kerugian terus bertambah hingga mencapai US$26,2 miliar pada Mei setelah SoftBank terjebak oleh kenaikan suku bunga dan ketidakstabilan politik yang memukul pasar secara global.

Son telah secara radikal mengurangi aktivitas investasi. Tercatat Vision Fund hanya memberikan US$600 juta dalam investasi baru pada kuartal pertama, jauh lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar US$20,6 miliar.

Adanya kerugian membuat Son membatasi suntikan dana, sambil berencana memangkas tenaga kerja di Vision Fund dan pengurangan biaya di seluruh grup.

Son telah mengalami serangkaian pembalikan profil tinggi setelah taruhan besar oleh Vision Fund pertama di perusahaan rintisan tahap akhir seperti WeWork, perusahaan berbagi kantor, yang memburuk, mendorongnya untuk memperketat kontrol investasi dengan dana kedua.

Namun miliarder itu mengatakan Vision Fund 2, yang telah mengambil saham lebih kecil di sejumlah besar perusahaan, telah berinvestasi dengan harga yang mahal.

"Kami berada dalam semacam gelembung dalam penilaian," katanya.

Portofolio Vision Fund kedua dari 269 perusahaan, yang menelan biaya US$48,2 miliar untuk diakuisisi, hanya bernilai US$37,2 miliar pada akhir Juni.

"Jika kami lebih selektif dan berinvestasi lebih baik, kami tidak akan menerima pukulan berat ini," kata Son.

[Gambas:Video CNN]



(dzu/agt)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER