Puan: Belum Ada Usulan dari Pemerintah untuk Menaikkan Harga BBM

CNN Indonesia
Selasa, 16 Agu 2022 15:41 WIB
Ketua DPR Puan Maharani menyatakan hingga saat ini lembaganya belum menerima usulan kenaikan harga BBM dari pemerintah meski isunya sudah ramai. Ketua DPR Puan Maharani menyatakan hingga saat ini lembaganya belum menerima usulan kenaikan harga BBM dari pemerintah meski isunya sudah ramai. (Dok. Istimewa).
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua DPR RI Puan Maharani menyebutkan hingga saat ini belum ada usulan pemerintah terkait rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Menurutnya secara teknis kewenangan kenaikan BBM memang ada di tangan pemerintah. Namun, sebelum memutuskan atau melaksanakan kebijakan itu, harus ada laporan pemerintah ke DPR.

"Sampai hari ini belum ada usulan dari pemerintah untuk menaikkan harga BBM, walaupun harga BBM di luar negeri sudah sangat tinggi," ujarnya dalam konferensi pers usai Sidang Tahunan MPR RI, Senin (16/7).

Ia menjelaskan sejauh ini pemerintah baru memberikan laporan anggaran subsidi energi mencapai Rp502 triliun di APBN 2022. Ini sesuai dengan keputusan terakhir dalam pembahasan bersama Badan Anggaran DPR RI.

"Bahwa akan ada usulan tersebut kami menunggu saja dari pemerintah," kata dia.

Ia menambahkan jika nanti ada kekurangan anggaran subsidi BBM, maka pemerintah pasti akan menyampaikan ke DPR. Dalam penyampaian itu akan diketahui apakah pemerintah minta anggaran subsidi ditambah, atau justru harga BBM yang dinaikkan.

[Gambas:Video CNN]

"Kalau memang APBN 2023 itu dianggap kuat, mampu menahan laju dari perkembangan BBM secara global ya tentu saja usulan itu nantinya akan diusulkan ke DPR. Tapi sampai saat ini belum ada," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia buka-bukaan soal kemungkinan harga BBM subsidi akan naik. Hal ini lantaran harga minyak berbeda jauh dengan asumsi yang ditetapkan di APB

"Jadi tolong teman-teman sampaikan juga kepada rakyat rasa-rasanya sih untuk menahan terus harga BBM seperti sekarang, feeling saya (tidak kuat). Ini tidak sehat. Mohon pengertian baiknya. (Jadi) harus kita siap-siap kalau katakanlah kenaikan BBM itu terjadi," kata dia dalam konferensi pers Jumat (12/8).

(ldy/agt)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER