Harga Minyak Menguat Sepanjang Pekan Lalu

tim | CNN Indonesia
Senin, 03 Okt 2022 07:23 WIB
Harga minyak dunia menguat di kisaran 2 persen sepanjang pekan lalu lantaran antisipasi pasar terhadap kemungkinan kenaikan produksi OPEC+. Harga minyak dunia menguat di kisaran 2 persen sepanjang pekan lalu lantaran antisipasi pasar terhadap kemungkinan kenaikan produksi OPEC+. Ilustrasi. (iStock/bomboman).
Jakarta, CNN Indonesia --

Harga minyak dunia menguat di kisaran 2 persen sepanjang pekan lalu. Penguatan terjadi lantaran pasar mengantisipasi kemungkinan Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) memangkas produksi minyak.

Dilaporkan Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November naik 2 persen secara mingguan ke level US$87,96 per barel pada akhir perdagangan Jumat (30/9), waktu Amerika Serikat.

Penguatan sebesar 1 persen juga terjadi pada harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November ke US$79,49 per barel.

Kenaikan mingguan tersebut merupakan yang pertama dalam lima pekan terakhir setelah pasar mengantisipasi kenaikan produksi minyak OPEC+ yang diperkirakan diputuskan dalam pertemuan 5 Oktober mendatang.

Kendati demikian, harga minyak sepanjang September masih tertekan. Dow Jones Market Data mencatat harga Brent dan WTI masing-masing turun 8,8 persen dan 11 persen.

Kedua harga minyak acuan juga menutup kuartal III 2022 dengan pelemahan. Harga Brent anjlok 23 persen dan WTI 25 persen.

"Peningkatan kekhawatiran tentang stabilitas keuangan di Inggris merusak prospek permintaan sekali lagi," ujar mitra Again Capital LLC John Kilduff di New York.

Penurunan harga juga terjadi lantaran pelaku pasar minyak semakin khawatir akan pengetatan moneter yang agresif oleh bank sentral sejumlah negara dapat meningkatkan risiko resesi yang pada akhirnya mengganggu permintaan bahan bakar.

"Perubahan harga menjadi norma karena para pelaku pasar mengatasi kekhawatiran atas ekonomi global dan prospek pengetatan pasokan minyak," kata Pialang Minyak PVM Stephen Brennock.

[Gambas:Video CNN]



(sfr/sfr)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER