Jokowi Wanti-wanti Ekspor Bisa Turun Tahun Depan

tim | CNN Indonesia
Rabu, 30 Nov 2022 16:09 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti kinerja ekspor Indonesia bisa turun tahun depan dari tahun ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti kinerja ekspor Indonesia bisa turun tahun depan dari tahun ini. (AP/Alexander Zemlianichenko).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti kinerja ekspor Indonesia bisa turun tahun depan dibandingkan tahun ini.

Menurutnya, hal tersebut dikarenakan kondisi perekonomian global yang tak pasti dan tidak bisa diprediksi sama sekali. Apalagi, perang Rusia-Ukraina belum ada tanda-tanda akan selesai.

"Menurut saya ekspor Indonesia yang tahun ini dan tahun yang lalu melompat sangat tinggi sekali, hati-hati, tahun depan bisa menurun," ujarnya dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) di JCC Senayan, Rabu (30/11).

Penyebab lainnya adalah kondisi pandemi covid-19 di China. Jika pemerintah negeri Tirai Bambu itu melakukan kebijakan zero covid-19, otomatis perekonomiannya akan turun, sehingga permintaan impor ke Indonesia juga berkurang.

Terlebih, China adalah negara mitra dagang utama.

Kemudian, kondisi perekonomian di Uni Eropa yang diperkirakan bakal lebih lambat di 2023 dibandingkan tahun ini. Bahkan Eropa diramal bisa masuk ke jurang resesi.

"Pelemahan ekonomi pasti. Resesinya kapan? Tinggal ditunggu saja. Kita tunggu saja, tapi pelemahan ekonomi pasti," kata dia.

Selanjutnya, penyebab lainnya penurunan ekspor adalah kondisi perekonomian di Amerika Serikat (AS). Lonjakan inflasi di AS yang ditekan dengan kenaikan suku bunga (fed fund rate), otomatis menahan laju pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, bila perekonomian di AS melambat, sama seperti negara lain, permintaan barang ke Indonesia juga akan ikut berkurang. Dengan demikian, kinerja ekspor dalam negeri akan sangat jauh berbeda dengan tahun ini.

"Di Amerika juga sama. Fed fund rate terus naik. Artinya itu ngerem pertumbuhan. Artinya ekonominya pasti akan melemah. Padahal ekspor kita ke sana juga gede banget, ekspor kita ke China juga gede banget, Uni Eropa juga gede. Oleh sebab itu hati-hati," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN]



(ldy/sfr)
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER