JOGJA FINANCIAL FESTIVAL 2026

BP BUMN Bidik Perusahaan Negara Cuan Rp450 T pada 2029

CNN Indonesia
Sabtu, 23 Mei 2026 18:28 WIB
Dony mengatakan tahun BUMN membukukan laba Rp335 triliun, dan menyetor pajak Rp215 triliun. Karena itu, anggapan perusahaan negara selalu tekor keliru. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Bantul, CNN Indonesia --

Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria menargetkan perusahaan pelat merah bisa untung hingga Rp450 triliun pada 2029.

Dony, yang juga menjabat Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, memperkirakan pada tahun ini BUMN mendulang laba Rp360 triliun.

"Tahun ini kita berharap Rp360 triliun untungnya. Saya sendiri punya harapan paling tidak ketika saya pensiun BUMN (2029) itu bisa memungkinkan keuntungan sedikitnya Rp450 triliun," kata Dony di acara Jogja Financial Festival 2026, JEC, Bantul, DIY, Sabtu (23/5).

Ia mengatakan pada tahun lalu BUMN membukukan laba Rp335 triliun, dan menyetor pajak Rp215 triliun ke kas negara. Karena itu, anggapan perusahaan negara selalu tekor tidak tepat.

Lihat Juga :

"BUMN kita sangat powerful. Jadi itu tidak benar kalau banyak kita baca BUMN tidak pernah untung. Itu keliru," ujarnya.

Dony menegaskan kontribusi BUMN mencapai sepertiga dari Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBN). Sumbangsih itu berupa setoran pajak dan dividen.

Ia menambahkan sebelum ada Danantara, pengelolaan BUMN berdiri sendiri-sendiri. Dony mengungkap dulu peran Kementerian BUMN sebenarnya bukan pemilik perusahaan negara, melainkan hanya punya kuasa mengelola. Karena tidak ada mekanisme untuk membantu satu BUMN dengan BUMN lain, menyebabkan sulitnya melakukan penyelamatan.

"Akibat daripada pengelolaan yang tidak terintegrasi satu sama lain, kemudian banyak BUMN-BUMN kita menghadapi permasalahan tidak bisa dibantu, tidak bisa diselamatkan," ucapnya.

(pta/pta)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK