Karni Ilyas Diangkat Jadi Komisaris DEWA Anak Usaha Grup Bakrie

CNN Indonesia
Selasa, 30 Jun 2026 10:37 WIB
PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mengangkat jurnalis senior Karni Ilyas sebagai komisaris independen dalam RUPST yang digelar di Jakarta, Senin (29/6). Screenshot via instagram (@presidenilc).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mengangkat jurnalis senior Karni Ilyas sebagai komisaris independen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Senin (29/6).

Keputusan tersebut menjadi salah satu hasil rapat yang juga menyetujui pembagian dividen tunai perdana sepanjang sejarah perusahaan kontraktor tambang di bawah Grup Bakrie ini.

RUPST menyetujui perubahan susunan dewan komisaris dan direksi perseroan, termasuk mengangkat Karni Ilyas sebagai komisaris independen.

Selain menyetujui perubahan jajaran pengurus, para pemegang saham juga menerima laporan tahunan dan mengesahkan laporan keuangan tahun buku 2025.

Rapat turut memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada direksi dan dewan komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025, serta memberikan kewenangan kepada dewan komisaris untuk menunjuk akuntan publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.

Dalam rapat yang sama, pemegang saham juga menyetujui pembagian dividen tunai perdana sebesar Rp58,6 miliar atau setara Rp1,5 per saham. Nilai tersebut setara sekitar 11,4 persen dari laba inti perseroan pada 2025 sebesar Rp514,5 miliar.

Sepanjang 2025, DEWA membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp4,3 triliun, termasuk pengaruh keuntungan satu kali (one-off item) dari goodwill negatif terkait konsolidasi Gayo Mineral Resources serta kerugian dari penjualan aset dan persediaan nonproduktif. Perseroan menjadwalkan pembagian dividen tunai final pada 31 Juli 2026.

Direktur DEWA Ricardo Silaen mengatakan pembagian dividen perdana tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para pemegang saham sekaligus mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap prospek bisnis ke depan.

"Pembagian dividen ini menjadi yang pertama kali dalam sejarah perseroan, mencerminkan fundamental perseroan yang semakin kuat sekaligus keyakinan kami terhadap prospek usaha ke depan. Kami akan terus menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil kepada para pemegang saham dan investasi yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan," ujar Ricardo dalam keterangan resmi.

Ia mengatakan perseroan akan tetap berfokus pada penguatan tata kelola perusahaan, disiplin operasional, serta aspek kesehatan, keselamatan kerja, dan lingkungan (health, safety, and environment/HSE) untuk mendukung pertumbuhan usaha jangka panjang.

Berikut susunan direksi dan dewan komisaris Darma Henwa atau DEWA yang disetujui dalam RUPST:

Dewan Komisaris

Presiden Komisaris: Bambang Irawan Hendradi

Wakil Presiden Komisaris (Independen): Suadi Atma

Komisaris: Nalinkant Amratlal Rathod

Komisaris: Wisnu Wahyudin Pettalolo

Komisaris: Sorimuda Pulungan

Komisaris Independen: Gories Mere

Komisaris Independen: Agus Suharyono

Komisaris Independen: Karni Ilyas

Dewan Direksi

Presiden Direktur: Teguh Boentoro

Direktur: Ahmad Hilyadi

Direktur: Fredia Yuzirwan

Direktur: Mahmud Samuri

Direktur: Mukson Arif Rosyidi

Direktur: Faruk Fauzi

Direktur: Anny Tjandra

Direktur: Joseph Lembayung

Direktur: Ricardo Silaen

(del/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK