Menteri PU Apresiasi Warga Inisiatif Benahi Jembatan Enang-Enang Aceh

CNN Indonesia
Kamis, 09 Jul 2026 03:30 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo mengapresiasi salah satu tokoh masyarakat Syahrial yang menginisiasi perbaikan sementara Jembatan Enang-Enang di Bener Meriah, Aceh. (Dok Kementerian PU).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengapresiasi salah satu tokoh masyarakat bernama Syahrial yang menginisiasi perbaikan sementara Jembatan Enang-enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, secara swadaya bersama warga.

Sebagai bentuk penghormatan atas kepedulian tersebut, Dody secara simbolis menyematkan rompi dan topi Kementerian PU kepada Syahrial.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Syahrial," ujar Dody ketika meninjau Jembatan Enang-Enang, Rabu (8/7), dikutip dari siaran pers.

Dody mengatakan langkah masyarakat menjaga akses penghubung tersebut merupakan wujud nyata semangat gotong royong yang patut diapresiasi.

Menurut dia, kepedulian masyarakat telah membantu menjaga konektivitas di Bener Meriah, sehingga aktivitas warga tetap dapat berlangsung sembari pemerintah mempercepat penanganan yang memenuhi standar keselamatan.

"Kita dari pemerintah pusat sudah dibantu, karena Pak Syahrial bersama masyarakat bergotong royong memperbaikinya, tugas kami adalah memberikan dukungan maksimal agar apa yang telah dikerjakan masyarakat tidak menjadi sia-sia, tetapi tetap bisa dimanfaatkan secara terbatas dengan tetap mengutamakan keselamatan," ujar Dody.

Ia mengatakan pemerintah akan melanjutkan penguatan struktur jembatan agar lebih aman.

Perkuatan sementara yang telah dilakukan akan ditingkatkan, disertai pemantauan rutin terhadap kondisi jembatan mengingat masih terdapat potensi bahaya akibat arus sungai dan kondisi tanah di sekitar lokasi yang labil.

Dody sudah meminta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh, Direktur Jembatan, serta tim teknis untuk memperkuat struktur di bawah jembatan.

"Selama proses itu berlangsung, jembatan akan terus diawasi. Jika sewaktu-waktu dinilai membahayakan masyarakat, penggunaan akan dihentikan sementara sampai kondisi benar-benar aman,"ujar Dody.

Selain penanganan Jembatan Enang-Enang, Kementerian PU juga menyiapkan solusi jangka panjang untuk memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.

Dody menyampaikan pemerintah akan memperlebar Jalan Werlah yang saat ini menjadi jalur alternatif beserta pembangunan dua jembatan baru.

Dengan demikian, masyarakat nantinya memiliki beberapa pilihan akses yang lebih aman, sementara kendaraan logistik juga dapat dilayani melalui jalur dengan kapasitas yang memadai.

Syahrial menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah.

Menurut dia, penyematan rompi dan topi Kementerian PU menjadi penghargaan yang sangat berarti bagi seluruh masyarakat yang selama ini bergotong royong menjaga akses penghubung tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri PU yang telah datang langsung melihat kondisi di lapangan," ujar Syahrial.

"Kami tidak pernah menyangka akan mendapat perhatian dan apresiasi seperti ini. Ini menjadi penghargaan bagi seluruh masyarakat yang bersama-sama bergotong royong demi menjaga akses dan membantu sesama. Kami siap terus mendukung pemerintah agar pembangunan jembatan permanen dapat segera terwujud," lanjutnya.

Kementerian PU memastikan penanganan permanen Jembatan Enang-Enang akan dipercepat.

Sementara itu, selama masa transisi, jembatan tetap difungsikan secara terbatas dengan pengawasan ketat serta pembatasan jenis kendaraan demi menjamin keselamatan pengguna jalan.

Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah agar seluruh tahapan penanganan dapat berjalan cepat, tepat, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

(dhz/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK