Rupiah Lanjut Loyo ke Rp18.108 per Dolar AS Pagi Ini
Nilai tukar rupiah berada di level Rp18.108 per dolar AS pada perdagangan Rabu (29/7) pagi. Mata uang Garuda melemah 25 poin atau 0,14 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan rupiah sejalan dengan mata uang Asia yang bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Yuan China melemah 0,04 persen, dolar Singapura turun 0,05 persen, dan dolar Hong Kong terkoreksi 0,01 persen.
Sementara itu, peso Filipina menguat 0,05 persen, ringgit Malaysia terapresiasi 0,08 persen, yen Jepang naik 0,09 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,15 persen.
Mata uang utama negara maju juga bergerak beragam terhadap dolar AS. Euro Eropa naik 0,05 persen, poundsterling Inggris menguat 0,03 persen, dolar Kanada terapresiasi 0,06 persen, dan franc Swiss naik 0,09 persen.
Di sisi lain, dolar Australia menjadi satu-satunya yang melemah dengan koreksi 0,37 persen.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah diperkirakan masih berada di bawah tekanan pada perdagangan hari ini.
"Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS oleh harga minyak mentah yang kembali melonjak menyusul berita penyerangan oleh Iran terhadap pasukan AS di Timur Tengah. Sentimen domestik diperkirakan juga masih negatif pasca pengunduran diri Gubernur BI," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Rabu (29/7).
Ia memperkirakan rupiah bergerak dalam kisaran Rp18.000 hingga Rp18.100 per dolar AS pada perdagangan hari ini.