Purbaya Janji Obral Insentif Rayu Toyota Pindah Pabrik dari Thailand

CNN Indonesia
Selasa, 04 Agu 2026 17:30 WIB
Menkeu Purbaya mengajak Toyota pindahkan pabrik dari Thailand ke Indonesia dengan insentif menarik. (FOTO:CNN Indonesia/Laurent Nabila ZT).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengajak produsen otomotif asal Jepang, Toyota, memindahkan pabrik utama mereka di Asia Tenggara dari Thailand ke Indonesia.

Purbaya bahkan rela mengguyur Toyota dengan semua jenis insentif yang dimiliki pemerintah.

"Kita akan dukung Toyota juga, tapi bawa manufaktur utama anda dari Thailand ke Indonesia. Kalau anda mau, saya akan kasih insentif banyak. I'll give you every incentive that you want," ujarnya dalam acara GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE BSD City, Tangerang, Selasa (4/8).

Purbaya mengakui peluang Toyota memindahkan basis produksi utamanya dari Thailand ke Indonesia tidak mudah. Meski demikian, ia menilai tidak ada salahnya pemerintah berupaya menarik investasi tersebut.

Menurut dia, Indonesia layak menjadi basis produksi utama Toyota di Asia Tenggara karena merupakan negara dengan populasi terbesar di kawasan.

Purbaya menduga keputusan Toyota di masa lalu menjadikan Thailand sebagai basis produksi utama di Asia Tenggara dipengaruhi oleh minimnya insentif maupun iklim investasi Indonesia yang saat itu belum cukup baik.

Ia menjamin hal itu tidak akan terjadi lagi di era sekarang. Purbaya memastikan pemerintah akan meningkatkan iklim investasi di dalam negeri bagi investor asing.

"Kami akan tingkatkan secara serius sekarang. Kami akan sediakan insentif yang cukup untuk mereka memindahkan fasilitas produksi utama dari Thailand ke Indonesia," ujar Purbaya.

Bagi Purbaya, otomotif merupakan industri yang strategis karena memberikan kontribusi besar terhadap sektor manufaktur dan perekonomian Indonesia.

Ia menyebut sekitar 1,5 juta warga RI bekerja di industri otomotif dan 2,6 juta unit kendaraan diproduksi per tahun dari kapasitas produksi terpasang.

Purbaya menambahkan industri otomotif memiliki efek berganda yang luas karena terhubung dengan berbagai sektor lain, mulai dari baja, elektronik, bahan kimia, logistik, hingga jasa keuangan.

(dhz/ins)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK