Koster soal BBM di Bali: Pasokan Tersedia di Depo

CNN Indonesia
Selasa, 13 Okt 2026 13:12 WIB
Gubernur Bali I Wayan Koster merespons soal isu kekosongan stok BBM, khususnya Pertalite, di Pulau Bali, hingga menyebabkan antrean panjang di sejumlah SPBU. (CNN Indonesia/ Kadafi).
Denpasar, CNN Indonesia --

Gubernur Bali I Wayan Koster merespons soal isu kekosongan stok bahan bakar minyak (BBM), khususnya Pertalite, di Pulau Bali, hingga menyebabkan antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Koster memastikan pasokan BBM di depo atau terminal BBM di Depo Manggis, Kabupaten Karangasem dan Depo Pesanggaran, di Kota Denpasar, sudah ada.

"Pasokannya cukup tersedia di depo, di Manggis dan di Pesanggaran hari ini hadir. Tapi distribusi dari depo ke SPBU sedang berjalan mulai kemarin sore sampai tadi pagi, sampai hari ini juga. Memang tidak terlalu mulus karena jalan itu kan ada macetnya," ujar Koster di Denpasar, Bali, Selasa (13/10).

Koster menduga antrean panjang di sejumlah SPBU di Bali terjadi lantaran warga takut kehabisan BBM.

"Suplainya (BBM) ke SPBU itu habis, karena kebanyakan warga mengisi kendaraannya," ujar Koster.

Koster mengimbau masyarakat Bali tidak perlu panik karena stok BBM untuk di wilayah Bali stoknya tersedia dan satu atau dua hari ini pasokan BBM akan normal.

"Sebenarnya, tidak perlu panik karena dipastikan pasokan itu tersedia dan cukup. Untuk Bali, saya pastikan untuk ke depan ini tidak (ada kelangkaan). Satu dua hari ini, mestinya sudah normal. (Untuk Bali) aman," ujarnya.

Sementara itu, Polsek Denpasar Selatan mengerahkan personel untuk melaksanakan pengamanan dan pengaturan antrean kendaraan di sejumlah SPBU di wilayah hukum Kecamatan Denpasar Selatan hari ini.

Langkah ini dilakukan guna menjaga ketertiban masyarakat serta mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas akibat meningkatnya antrean kendaraan yang hendak mengisi BBM.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, antrean kendaraan terpantau cukup panjang di beberapa SPBU. Selain itu, sejumlah SPBU juga mengalami kekosongan stok BBM jenis tertentu sehingga pelayanan pengisian bahan bakar menyesuaikan dengan ketersediaan stok yang ada.

Personel Polsek Denpasar Selatan melaksanakan pemantauan situasi, membantu mengatur antrean kendaraan, serta mengantisipasi potensi kemacetan di sekitar area SPBU.

Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat memastikan kegiatan pengisian BBM berlangsung tertib, aman, dan tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas maupun aktivitas masyarakat lainnya.

Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Agus Adi Apriyoga mengatakan pihaknya telah menginstruksikan personel untuk melakukan pemantauan dan pengamanan di sejumlah SPBU guna mengantisipasi dampak kepadatan antrean kendaraan.

"Personel kami turun langsung ke lapangan untuk membantu mengatur antrean kendaraan dan mengantisipasi terjadinya kemacetan di sekitar SPBU. Kami juga terus memantau perkembangan situasi agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman dan tertib," ujar Apriyoga.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, bersabar saat mengantre, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Masyarakat diharapkan tidak saling menyerobot antrean maupun melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan perselisihan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan saling menghormati selama mengantre BBM. Apabila stok di salah satu SPBU sedang kosong, silakan mencari alternatif SPBU lain dengan tetap memperhatikan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas," ujarnya.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus sendiri memperkuat pasokan BBM dengan menjadwalkan kedatangan kapal pengangkut hingga 26.200 kiloliter (KL) pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan pasokan Pertalite dan Pertamax diperkuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Penyaluran ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) juga dioptimalkan dengan mempertimbangkan stok dan tingkat konsumsi di setiap wilayah.

"Dengan sandarnya kapal pengangkut BBM, kami memperkuat pasokan Pertalite dan Pertamax untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali. Penyaluran ke SPBU terus kami optimalkan dengan mempertimbangkan kondisi stok dan tingkat konsumsi di masing-masing wilayah," ujar Ahad dalam keterangan resmi.

Perseroan menyebut kapal pengangkut BBM membawa muatan 18 ribu KL Pertalite dan 2.500 KL Pertamax. Kedatangan kapal tersebut mendukung percepatan distribusi dari terminal BBM ke SPBU.

Untuk menjaga kesinambungan pasokan, perusahaan menjadwalkan kedatangan kapal secara bertahap melalui Terminal BBM Sanggaran dan Manggis pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026. Total muatan yang dijadwalkan mencapai 26.200 KL.

Perusahaan juga terus mengoptimalkan pembongkaran muatan dan penyaluran BBM dari terminal ke SPBU. Evaluasi kebutuhan dilakukan dengan memperhatikan perkembangan stok dan konsumsi di masing-masing wilayah.

Rata-rata konsumsi Pertalite di Bali tercatat sekitar 2.200 KL per hari. Angka tersebut menjadi salah satu acuan perusahaan dalam merencanakan pasokan dan menentukan prioritas distribusi.

Sejumlah titik SPBU di wilayah Bali mengalami antrean panjang sejak Senin (12/10) hingga hari ini.

Hal itu terjadi lantaran terjadi kekosongan stok BBM Pertalite yang mengakibatkan antrean pembeli Pertamax di sejumlah SPBU.

Antrean kendaraan di SPBU mengular dan membuat pihak kepolisian terjun ke lapangan untuk mengantisipasi kemacetan di jalan.

(kdf/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK