Memilih Pizza Enak yang Lebih Sehat

Tri Wahyuni, CNN Indonesia | Kamis, 12/02/2015 14:08 WIB
Banyak orang beranggapan pizza adalah salah satu makanan yang tidak sehat karena mengandung kalori tinggi. Pendapat itu bisa jadi benar, bisa juga tidak. Ilustrasi pizza (Thinkstock/shironosov)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak orang beranggapan bahwa pizza adalah salah satu makanan yang tidak sehat karena mengandung kalori tinggi. Pendapat itu bisa jadi benar, bisa juga tidak.

Chef Yuda Bustara menilai sehat atau tidaknya pizza tergantung porsi yang dimakan serta topping yang digunakan. "Pizza sebenernya sehat tapi kalau makannya sesuai porsi. Kalau kalorinya tergantung toppingnya," kata Yuda pada CNN Indonesia, Kamis (12/2).

Ia menambahkan kalori yang terkandung pada pizza tergantung dari isi topping pizza itu sendiri. "100 gram daging sirloin itu kira-kira 250 kalori, kalau 100 gram keju cheedar itu sekitar 370-an," ujarnya.


Biasanya, pizza Amerika cenderung mengandung kalori yang lebih tinggi daripada pizza Italia.

"Pizza Amerika itu biasanya diisi dengan topping-topping yang berkalori tinggi, seperti keju, saus barbekyu, mayonaise bahkan di Indonesia dimakan dengan saus sambal. Saya lebih prefer Italian Pizza karena toppingnya lebih segar," ungkapnya.

Menurut Yuda, pizza yang sehat adalah pizza yang dimakan sesuai porsi dan toppingnya diisi dengan serat, seperti sayur-sayuran dan sedikit keju, atau bahkan bisa menggunakan keju rendah lemak.

"Anyway kalori sebenarnya tidak penting sih, yang penting itu kandungan nutrisi di dalamnya," tukasnya.

Membedakan pizza Amerika dan Italia

Menurut Ketua Umum Indonesian Chef Association Perwakilan Jakarta, Setiyanto, ada dua hal yang membedakan pizza asal Amerika dan pizza asli Italia. Pertama, dari sisi adonan dan kedua adalah topping/filling.

"Pizza Amerika adonannya tebal. Sementara untuk pizza Italia adonan atau layernya itu tipis sekali," kata Setiyanto.

Perbedaan kedua tampak pada topping/filling. Filling pizza Italia lebih spesifik sedangkan pizza Amerika fillingnya campuran. "Pizza Italia kalau cheese pizza ya isinya hanya cheese. Kalau sosis, ya sosis semua," imbuhnya. Berbeda dengan pizza Amerika yang mencampurkan beberapa bahan dalam satu pizza, meski dalam menunya hanya tertulis pizza daging sapi.

(mer/mer)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK