Menyaksikan Keragaman Suku Dayak di Tabalong Ethnic Festival

Tri Wahyuni, CNN Indonesia | Sabtu, 14/02/2015 16:50 WIB
Menyaksikan Keragaman Suku Dayak di Tabalong Ethnic Festival Tabalong Ethnic Festival IV (Dok. Facebook)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perjalanan wisata tak melulu berarti harus mengunjungi tempat-tempat wisata yang ternama. Tak juga harus berbelanja di kota atau bersantai di pantai. Perjalanan wisata bisa juga dilakukan untuk memahami budaya lokal di suatu daerah.

Bagi Anda yang gemar mengeksplor budaya lokal, Anda bisa mengunjungi Provinsi Kalimantan Selatan untuk menyaksikan Tabalong Ethnic Festival IV yang berlangsung pada 11 Februari sampai 14 Februari. Festival budaya ini menampilkan budaya unik nan memukau dari Suku Banjar dan Suku Dayak.

Seperti dikutip dari Indonesia Travel, dalam gelarannya tahun ini, Tabalong Ethnic Festival IV mengusung tema The Beauty of Tabalong. Festival ini akan menampilkan budaya yang memesona dari Kabupaten Tabalong. Selain karnaval budaya, dalam acara ini juga diadakan festival film, pertunjukan kesenian tradisional, pameran khusus dari Dayak Deah, dan masih banyak lagi.


Karnaval busana tradisional yang dilangsungkan di Kota Tanjung ini sudah dimulai sejak 11 Februari kemarin. Perjalanan karnaval di mulai dari kompleks stadion menuju Taman Kota Tanjung. Dalam karnaval ini, para peserta karnaval menampilkan ragam pakaian tradisional khas suku Dayak dan kostum lainnya yang tak kalah menarik.

"Saat pembukaan festival kita bisa saksikan keindahan tanah Banua Saraba Kawa melalui festival ini," kata Travel Photo Blogger, Barry Kusuma di laman instagramnya. Ia pun mengungkapkan festival ini bertujuan agar kebudayaan Dayak tidak lekang oleh perkembangan jaman.

Kabupaten Tagalong berjarak sekitar 270 kilometer dari Banjarmasin, ibukota Provinsi Kalimantan Selatan. Kabupaten ini memiliki motto ‘Saraba Kawa’ yang berarti berarti mampu dalam segala hal.

Saraba Kawa dibuat dengan 3 prinsip, yaitu Kawa Baucap (Mampu Berbicara), Kawa Manggawi (Mampu Melakukan), dan Kawa Manyandang (Mampu bertanggung jawab atas perbuatan seseorang). Ketiga prinsip dan filosofi inilah yang menjadi ciri masyarakat Tabalong dan terus dijunjung tinggi.

Jika Anda datang ke Tabalong untuk mneyaksikan festival ini, jangan lupa untuk mengunjungi Tabalong juga di situs budaya Gunung Batu Babi dan Gua Batu Buli.

Gua Batu Buli terletak di lereng Gunung Batu Buli. di sini terdapat fodil manusia prasejarah yang berumur 6.000 tahun.


(mer/mer)