Kenapa Wanita Bisa Tidak Tahu Dirinya Hamil Sembilan Bulan?

Windratie, CNN Indonesia | Minggu, 29/03/2015 18:11 WIB
Kenapa Wanita Bisa Tidak Tahu Dirinya Hamil Sembilan Bulan? Ilustrasi ibu hamil. (Getty Images/ idal)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang perempuan 25 tahun di Inggris mendapat kejutan besar dalam hidupnya. Awalnya dia mengira sedang mengalami gangguan di perut.

Namun, saat duduk di toilet dia melahirkan seorang bayi. Januari lalu, di Massachussetts seorang perempuan dilarikan ke UGD karena nyeri luar biasa di punggung, lalu dikejutkan oleh kelahiran bayinya.

Dengan semua perubahan fisik dan mental yang khas terjadi pada seorang perempuan selama sembilan bulan, sulit mengetahui bahwa perempuan tidak tahu dirinya hamil.  Fenomena ini dikenal sebagai kehamilan tersembunyi.


Sangat mungkin, seorang perempuan dengan usia kehamilan 40 minggu tidak tahu jika dirinya sedang membawa janin di rahim. Dilansir dari laman Women's Health, ini alasannya.

Berat ekstra
 
“Perempuan yang kelebihan berat badan atau obesitas tidak selalu terlihat perubahan fisik yang menandakan bayi tumbuh di dalam rahim mereka. Lemak ekstra membuatnya sulit merasakan gerakan bayi dan tendangannya,” kata Mary Jane Minkin, profesor klinis obgyn di Yale School of Medicine.

Periode menstruasi tidak teratur

Ada perempuan dengan menstruasi tidak sesuai dengan jadwal, karena proses kimia tubuh atau kondisi yang disebut sindrom ovarium polikistik yang menyebabkan siklus tidak teratur.  Dia akan berpikir bahwa ada periode sama saat sedang hamil, kata Minkin.

Tes kehamilan tidak seratus persen akurat

Kemungkinannya tes negatif kehamilan palsu di rumah sangat kecil, perkiraannya mungkin hanya satu persen.

Terutama jika Anda buang air kecil pada test pack terlalu awal sehingga tubuh tidak memproduksi cukup hormon yang seharusnya terdeteksi, atau jika perempuan minum terlalu banyak air  sehingga ikut mengencerkan kadar hormon, atau jika salah menggunakannya.

Lakukan selalu tes cadangan, dan jika hasilnya negatif tetapi menstruasi tidak muncul, tanda kehamilan awal bisa dideteksi, misalnya mual dan puting nyeri, mintalah dokter untuk lakukan pemeriksaan, kata Minkin.  

Bayi yang tumbuh di rahim sangat tenang

“Adalah hal normal ketika bayi mulai bergerak dan menendang pada trimester kedua, tetapi tidak semua melakukannya,” kata Minkin. Namun, ada juga kemungkinan bahwa bayi bergerak, tetapi karena plasenta berada di depan bayi, seorang perempuan bisa tidak merasakan apa-apa jika dirinya hamil.”

Gejala yang sama dengan perimenopause

Pada usia pertengahan dan akhir 40-an, banyak perempuan mengalami perseran dalam siklus secara kolektif.

Gejala ini dikenal dengan perimenopause, ditandai dengan menstruasi tidak teratur, periode berhenti selama berbulan-bulan, dan perubahan tubuh lain seperti kenaikan berat badan dan kemurungan. Itu juga tanda jika seorang bayi sedang tumbuh di rahim, kata Minkin.  

Jika terbiasa dengan perut mual, muntah, kembung, dan masalah perut lainnya, seorang perempuan mungkin bisa mengira dia sedang mengalami masalah pencernaan. “Setelah gejala itu menghilang setelah beberapa bulan, dia tidak menyadari baru saja melewati trimester pertama,” katanya.

(win/utw)