Lantaran takut tak bisa membayar biaya perawatan medis, Quang Lanh pun membiarkan infeksi tersebut dan berharap sakit kepala yang dideritanya reda dengan sendirinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika bekas lukanya membengkak setahun yang lalu, dia tidak pergi ke rumah sakit karena alasan keuangan,” kata Dr Nguyen Duc Anh, ahli bedah saraf yang menanganinya. “Alasan pembengkakan itu karena ada infeksi dan akhirnya beberapa jaringan mati, menyebabkan luka bernanah.”
"Ketika kami membawanya ke ruang operasi, kami menemukan beberapa belatung. Kami memerlukan operasi penuh untuk mengeluarkan belatung yang telah masuk lebih dalam."
Namun sang dokter mengatakan belatung tersebut benar-benar menyelamatkan nyawa Quang Lanh, karena belatung justru memakan jaringan di kepalanya yang terinfeksi.
"Ini semacam larva lalat yang sangat jarang ditemukan, terutama di tengkorak. Saya menemukan delapan referensi dalam literatur medis di seluruh dunia dan dalam setiap kasus pasien lainnya meninggal,” kata Dr Anh.
"Dalam kasus pria ini, bagaimanapun, belatung tidak memakan bagian otaknya karena adanya pelat logam. Mereka benar-benar telah membuatnya hidup dengan memakan jaringan yang mati yang bisa saja membuat infeksi menyebar lebih cepat dan membunuhnya."
(mer/mer)