Parade Budaya Apik Penutup Konferensi Asia-Afrika

CNN Indonesia | Minggu, 26/04/2015 19:00 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Parade budaya dalam rangkaian Peringatan ke-60 Tahun Konferensi Asia Afrika digelar di Bandung. Masing-masing negara peserta menampilkan busana tradisionalnya.

Peserta karnaval dari Tiongkok menghadirkan berbagai busana warna-warni yang cantik dalam acara parade Konferensi Asia Afrika di Bandung, Sabtu lalu. (CNN Indonesia/Nadi Tirta Pradesha)
Peserta karnaval dari Jepang tak mau kalah memamerkan kostum mereka yang indah. Mereka menampilkan pakaian tradisional dengan dominasi warna hitam dan merah jambu. (CNN Indonesia/Nadi Tirta Pradesha).
Peserta parade asal India mengikuti Karnaval Asia Afrika di jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/4). (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Ribuan warga memadati Jalan Asia Afrika ketika Karnaval Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/4). Pengunjung nampak antusias untuk menjadi saksi sejarah dari penutupan KAA. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Bandung Tour on The Bus (Bandros) mengikuti parade dalam karnaval asia afrika di Jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/4). Bus tingkat ini menjadi salah satu ikon wisata di kota Bandung.( ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)
Kontingen Yogyakarta dengan berbagai model pakaian turut memeriahkan pawai Parade Asia Afrika di jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/4).  (ANTARA FOTO/Paramayuda)
Kostum meriah dengan aneka warna yaitu merah, biru dan kuning meramaikan karnaval KAA yang berlangsung siang hari. Warna-warni ini tampak mencolok dan membuat kostum peserta terlihat apik. (ANTARA FOTO/Agus Bebeng).
Karnaval juga diramaikan oleh komunitas sepeda onthel. Tak dimungkiri, sepeda onthel adalah bagian dari sejarah dan juga kekayaan bangsa Indonesia. Sepeda antik ini sampai sekarang masih banyak penggemarnya. (CNN Indonesia/ Nadi Tirta Pradesha).
Menteri Pariwisata , Arief Yahya dan istri serta Ridwan Kamil dan istri ikut berkeliling dalam karnaval KAA ini untuk menyapa para pengunjung yang hadir di karnaval. (CNN Indonesia/ Nadi Tirta Pradesha).