(Baca juga: Gumpalan Rambut Seberat Dua Kilogram di Perut Bocah Perempuan)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menemukan massa besar, keras, dan sangat bengkak di perutnya. Hasil scan mengonfirmasi ada massa rambut di dalam perutnya, yang tampak seperti organ padat dan penuh jaringan lunak. Dokter juga menemukan lesi besar di perut dan usus kecilnya.
Bocah tersebut didiagnosis dengan sindrom Rapunzel, kondisi langka di mana gumpalan rambut — disebut trichobezar — ditemukan di dalam perut dan memanjang hingga usus besar. Dia menjadi salah satu dari 120 kasus sindrom Rapunzel yang dilaporkan dalam literatur medis, yang hampir selalu memengaruhi perempuan muda.
Setelah dilakukan operasi selama dua jam, tim dokter berhasil mengeluarkan 125 gram bola rambut. Operasi berjalan lancar dan bocah tersebut dilaporkan sudah bisa makan kembali. Sebagai perawatan lanjutan, ia harus menjalani terapi perilaku untuk membantunya menghentikan kebiasaan buruk menarik rambut dan memakannya.
Dokter menjelaskan, rambut tidak bisa dicerna di dalam sistem pencernaan sehingga terakumulasi dengan makanan di usus dan terbentuklah massa besar.
Bila rambut-rambut itu terakumulasi hingga membentuk gumpalan besar, dapat menyebabkan borok, merobek perut dan usus, serta memblokir sistem pencernaan. Kondisi tersebut juga bisa menyebabkan penyakit kuning dan pancreatitis, kondisi serius di mana pankreas meradang.
Dilansir dari Clinical Medicine and Research journal, sindrom Rapunzel umumnya ditemukan pada anak-anak dengan gangguan emosional atau keterbelakangan mental.
(mer)