Orang-orang Berpenyakit Tertentu yang Disarankan Tidak Puasa

Merry Wahyuningsih, CNN Indonesia | Rabu, 17/06/2015 10:14 WIB
Bagi mereka yang sehat, berpuasa wajib hukumnya. Namun, orang-orang yang memiliki penyakit tertentu disarankan untuk tidak berpuasa. Ilustrasi (Thinkstock/windujedi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seluruh umat Muslim di seluruh dunia siap menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Bagi mereka yang sehat, berpuasa wajib hukumnya. Namun, orang-orang yang memiliki penyakit tertentu disarankan untuk tidak berpuasa.

Penderita penyakit tertentu dikategorikan berisiko tinggi bila harus menjalani puasa seharian penuh. Karena itu, dokter biasanya tidak menganjurkan mereka untuk berpuasa.
“Tentu ada orang-orang yang sebaiknya tidak berpuasa,” ujar Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, dokter dari Divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSUPN Cipto Mangunkusumo, saat dihubungi CNN Indonesia.

"Puasa diperkirakan akan memperburuk kondisi sakitnya atau akan memperlama penyembuhan penyakitnya."
Menurut dr Ari, berikut orang-orang yang tidak diperbolehkan puasa karena kondisi medis:


1. Pasien yang menderita infeksi akut, seperti tifus, demam berdarah, radang tenggorokan berat, demam tinggi, diare akut, mual dan muntah.

2. Pasien dengan gagal ginjal kronis yang sedang menjalani cuci darah atau peritoneal dialisis.

3. Pasien dengan gangguan liver kronis lanjut.

4. Pasien diabetes yang gula darahnya terkontrol buruk, memiliki komplikasi berat, menjalani multiple injeksi insulin dosis besar, dan orang-orang yang berisiko mengalami komplikasi serius bila berpuasa.
5. Pasien jantung dengan gagal jantung.

6. Seseorang dengan migrain atau vertigo di mana kondisi sakitnya akan bertambah buruk jika pasien tersebut tidak makan atau minum obat.

7. Pasien dengan gangguan pernapasan akut seperti asma akut, penyakit paru obstruksi kronis yang berat.

8. Penderita kanker yang belum diobati atau sedang mengalami kekambuhan.

9. Pasien dalam perawatan rumah sakit dan dalam keadaan diinfus baik infus cairan maupun makanan atau pasien yang sedang mendapat transfusi darah.

10. Pasien pasca operasi.

11. Pasien sakit mag yang sedang dalam keadaan akut, misal muntah-muntah hebat dan nyeri hebat sampai keluar keringat dingin.

12. Orang tua usia lanjut dengan menderita pikun (Alzhaimer).


“Pasien yang berisiko tinggi sebaiknya melakukan check up sebelum menjalani puasa. Jika ada masalah, maka bisa diperbaiki atau penyesuaian pengobatan,” kata dr Ari.


(mer/mer)