Pria Tergemuk di Inggris Wafat Usai Pesan Makanan Favorit

Windratie, CNN Indonesia | Selasa, 23/06/2015 16:00 WIB
Pria Tergemuk di Inggris Wafat Usai Pesan Makanan Favorit Carl Thompson, pria terberat di Inggris dengan berat badan 412 kg (Dok. Carl Thompson)
Jakarta, CNN Indonesia -- Laki-laki  tergemuk di Inggris, yang beratnya mencapai 412 kilogram, ditemukan meninggal dunia hanya beberapa jam setelah dia memesan makanan favoritnya, apple crumble dan es krim, dari restoran favorit.

Petugas layanan darurat butuh sampai beberapa jam untuk mengeluarkan Carl Thompson dari rumahnya. Jenazah Thompson dikeluarkan melalui balkon atas menggunakan derek kecil. Jalan di luar rumahnya harus ditutup untuk memberikan terhadap jenazah.

Thompson, yang tutup usia pada umur 33 tahun, tidak bisa meninggalkan rumah selama lebih dari tahun. Dokter memperingatkan dia agar menghilangkan sekitar 70 persen berat badannya untuk tetap bertahan hidup.


Pemilik dari restoran takeaway favorit Thompson bercerita tentang pesanan makanan terakhirnya. Beberapa minggu sebelum meninggal dunia, pelanggan terbaiknya itu mengurangi jumlah makanan yang dia beli untuk menurunkan berat badannya.

Merdad Mohebbi, pemilik restoran terdekat Q Pizza, mengatakan, “Saya tidak percaya. Dia sudah mengurangi jumlah makanan yang dia makan. Dia hanya memesan satu atau dua makanan sehari.”

Ketika Dover mengambil pesanan makanannya, Merdad ingat, betapa senangnya dia ketika bercerita tentang saat dia pergi ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan. “Dia sangat bersemangat.”

Bulan lalu, Thompson muncul di program This Morning. Di acara tersebut, dia memohon bantuan agar bisa menurunkan berat badan, juga mengaku jika dirinya lebih memilih cara alami daripada memakai teknik gastric band atau penjepitan lambung untuk menurunkan berat badan.

Saat ibunya meninggal karena tumor otak pada 2012, Thompson mulai mengonsumsi junk food sebagai pelarian kesedihan, meskipun sebelumnya dia sudah mengalami obesitas. Berat badannya naik dari 190 kilogram menjadi 412 kilogram dalam waktu tiga tahun sehingga dia dia tidak mampu merawat dirinya sendiri.

Dia mengonsumsi 100 ribu kalori setiap hari, empat kali jumlah harian kalori yang biasa dikonsumsi laki-laki. Thompson mengonsumsi secara berlebihan mengonsumsi makanan China dan pizza pesanan yang diantar ke pintunya. Dia mengaku telah menghabiskan £ 10 atau sekitar Rp 209 ribu per hari untuk membeli cokelat.

Karena tidak bisa berjalan atau berpakaian sendiri, Thompson sampai harus dimandikan dan dimasaki oleh tim perwalian National Health Service. Hidup mengandalkan tunjangan negara, dia tidak bekerja sejak usia 17 tahun.



(win/mer)