Menurut dr Nadia Octavia, hal ini terjadi karena faktor hormon endrogen yang memicu kerontokan rambut. Daya tahan pria dan perempuan terhadap hormon ini membuat pola kebotakan berbeda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pola kebotakan pada perempuan biasanya dimulai dari garis belahan rambut di tengah dan merambat ke samping.
"Ini juga masalah hormon. Perempuan polanya memang lebih mudah terkena dampak endrogen di garis tengah kemudian samping. Paling kuat di belakang," tutur Nadia.
Kebotakan ini tak dapat dihindari atau diobati secara alami. Kendati demikian, Nadia mengatakan bahwa hal tersebut dapat dicegah dengan melakukan intervensi terhadap hormon.
"Kita bisa berikan obat untuk menekan laju pertumbuhan hormon endrogen itu. Otomatis nanti kerontokan akan melambat," kata Nadia.
(mer)